Ketik disini

Metropolis

Kuliah Umum STIKES Yarsi Berkelas

Bagikan

* Hadirkan Pemateri dari Filipina dan STIKES Budi Luhur

MATARAM – STIKES YARSI Mataram terus mengembangkan wawasan pendidikan berskala internasional. Caranya, salah satu perguruan tinggi kesehatan swasta terbaik di NTB ini membangun jaringan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.

Salah satunya, dengan STIKES Budi Luhur Cimahi Jawa Barat. STIKES Yarsi Mataram saat ini tergabung dalam jaringan internasiona Budi Luhur International Network (BIN) For Education. Hal ini membuatnya tergabung dengan Community Health Education Emergency Rescue Service (CHEERS). CHEERS sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang kesehatan ASEAN.

Kemarin, Sandra ‘Sandy’ Shanchez-Montano Vice President for International Affairs CHEERS bersama Dr Sri Wahyuni Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional STIKES Yarsi Budi Luhur datang ke STIKES Yarsi Mataram. Kedatangan keduanya didampingi Ketua STIKES Yarsi Mataram Agus Supinganto untuk memberikan kuliah umum.

Kedatangan Sandy dan Sri Wahyuni membuat kuliah umum yang dipusatkan di Aula STIKES Yarsi Mataram tersebut terlihat berkelas.”Kegiatan ini untuk meperkenalkan dan memberi pengetahuan serta wawasan internasional di bidang kesehatan pada mahasiswa dan tenaga perawat di STIKES Yarsi maupun NTB,” terang Agus Supinganto, pada Lombok Post.

Menurutnya, kegiatan ini tak hanya diikuti mahasiswa dan lulusan STIKES Yarsi Mataram. Tapi juga, diikuti mahasiswa maupun tenaga kesehatan dari perguruan tinggi kesehatan lain di NTB. Misalnya saja STIKES Mataram, Stikes Hamzar, STIKES Qamarul Huda Bagu, FIK UNW, Politeknik Kesehatan Mataram, Perawat Rumah Sakit Islam dan Puskesmas.

Kuliah umum dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Sri Wahyuni selaku pemateri memberikan wawasan global tentang dunia kesehatan berskala internasional. “Melalui kuliah umum ini kami ingin mengenalkan wawasan global. Harapan kami, mahasiswa yang menjadi mitra Budi Luhur Internasional Networking (BIN) dan peserta yang hadir, mampu meningkatkan kompetensinya di bidang kesehatan agar berstandar internasional,” terangnya.

Menurutnya, era global sudah di depan mata. Hal ini ditandai dengan MEA yang akan dimulai tahun depan. Agar arus global berdampak positif, tentunya dibutuhkan kompetensi yang memadai dan berstandar internasional. Sehingga, nantinya tuan rumah tidak menonton di rumahnya sendiri.

Untuk itu, tahun ajaran baru STIKES Yarsi Budi Luhur dan STIKES Yarsi Mataram telah membuat dan menyepakati program kerjasama. Diantaranya, melakukan studi banding dan pertukaran mahasiswa antara STIKES Budi Luhur dengan STIKES Yarsi Mataram.

Nantinya mahasiswa STIKES Yarsi Mataram punya gambaran dan bekal kemampuan maupun skill dengan standar luar negeri.

Sementara Vice President for International Affairs dari Cheers, dari Filipina Sandra ‘Sandy’ Sanchez-Montano mengatakan, secara skill dan kemampuan, mahasiswa Indonesia hampir sama dengan mahasiswa dan tenaga kesehatan di Filipina. Perbedaannya adalah pada kemampuan menggunakan bahasa Inggris.

“Di Filipina, bahasa Inggris adalah bahasa kedua kami. Oleh karena itu, ketika menerapkan kurikulum internasional, mahasiswa di Filipina tidak mengalami kesulitan,” terangnya.

Ketika dihadapkan pada kurikulum internasional dengan menggunakan bahasa Inggris, mahasiswa Indonesia butuh waktu untuk memahaminya. Hal ini tentunya akan menggangu kelancaran diterapkannya kurikulum berstandar internasional.

Untuk itu, modal dasar yang mesti dimiliki para mahasiswa tenaga kesehatan di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi berstandar internasional, adalah kemampuan bahasa Inggris. “Kalau dari kemampuan, saya rasa mahasiswa Indonesia sama dengan Filipina maupun negara ASEAN lainnya,” pungkasnya.

Filipina sendiri dipilih sebagai mitra jaring BIN karena dirasakan memiliki kompetensi berskala internasional. Tenaga kesehatan Filipina sudah terbukti dan teruji di berbagai negara. (ton/*/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up