Ketik disini

Bima - Dompu

Mantan Kasat Ngaku Siap Diperiksa

Bagikan

*Dugaan Korupsi Pol PP Bima

BIMA – Mantan Kasat Pol PP Kabupaten Bima Iskandar mengaku siap memberi keterangan jika dipanggil Kejari Bima. Sebelumnya, nama Iskandar disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana operasional dan pengadaan seragam Pol PP tahun 2014 sebesar Rp 2 miliar.
a�?a��Kalau dipanggil saya siap untuk memberikan keterangan terkait kasus ini,a��a�� kata Iskandar pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.

Dia mengaku, dugaan korupsi anggaran operasional dan pengadaan baju tersebut tidak diketahuinya. Sebab, saat menjabat sebagai Kasat Pol PP, tidak ada anggaran pengadaan baju tersebut. Begitupun dengan gaji dan honor anggota tetap dibayar setiap bulan.

a�?a��Saya tidak tahu ada anggaran pengadaan baju. Kecuali kain yang dibeli oleh anggota sendiri, baru ada. Kalau gaji anggota tetap saya bayar setiap bulan,a��a�� akunya.

Menurut dia, kasus tersebut sengaja dikait-kaitkan kepadanya oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Untuk itu dia menegaskan kesiapannya untuk memenuhi panggilan jaksa bila diperlukan.

a�?a��Saya sudah menghadap ke kejaksaan ketika nama saya juga disebutkan. Tapi jaksa sudah ke Mataram semua. Saya hadir di sana untuk mencari tahu kebenaran kasus ini,a��a�� terangnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Bima ini mengaku siap mempertanggungjawabkan masalah tersebut jika terbukti. a�?a��Saya tidak mau lari dari tanggung jawab,a��a�� tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Bima Lalu Muhammad Rosidi SH mulai membuka penyelidikan kasus Sat Pol PP Kabupaten Bima. Penyidik mengendus dugaan penggunaan dana fiktif pada satker tersebut. Meski begitu, nilainya masih dalam penyelidikan jaksa.

a�?a��Dugaan kasus ini dalam laporannya 100 persen, tapi pelaksanaannya tidak demikian,a��a�� terang Rosidi dihubungi via telepon, kemarin.

Dia menjelaskan, dalam laporan itu ada indikasi penggunaan dana fiktif. Masalah itu masih terus diperdalam tim penyidik Pidsus.

Menurut dia, ada beberapa item yang sedang dibidik dalam penggunaan dana Rp 2 miliar dari total Dipa Rp 5 miliar di Sat Pol PP Kabupaten Bima. Termasuk dalam belanja langsung dan tidak langsung.

a�?a��Sekarang yang kita telusuri tentang pembayaran gaji honorer pegawai, pengadaan seragam, pengeluaran dana untuk operasional, juga terkait kegiatan eksternal melibatkan instansi lain,a��a�� jelasnya.

Rosidi menegaskan, pekan depan akan mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi lain. Sejauh ini saksi sudah diperiksa sebanyak 42 orang dari anggota Pol PP setempat.

a�?a��Masih banyak saksi-saksi yang akan kita panggil. Kasus ini tetap kita proses,a��a�� pungkasnya. (dam/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys