Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Musda Golkar Kubu Agung Dibubarkan

Bagikan

KOTA BIMA – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar kubu Agung Laksono tingkat Kota dan Kabupaten Bima, dibubar anggota Polres Bima Kota. Pembubaran itu dilakukan, karena Musda yang digelar, kemarin di Kelurahan Rabangodu Utara itu tidak mengantongi izin.

Sebelum dibubarkan paksa, Musda tersebut sempat memanas. Menyusul adanya keberatan dari kubu Agung Laksono lain. Karena Musda itu dilaksanakan secara sepihak tanpa ada koordinasi antar pengurus.

Ketua Pelaksana Harian Partai Golkar Kota Bima versi Agung Laksono Muhamad Farid SH mengatakan, kegiatan tersebut ilegal karena tanpa dihadiri petinggi partai Golkar tingkat provinsi. Termasuk tidak diberitahukan kepada anggota yang lain.

“Saya sebagai ketua harian saja baru tahu ada Musda ini,” ungkapnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.

Dia mengaku, telah meminta anggota kepolisian membubarkan Musda tersebut. Permintaan itu karena status musda ilegal dan tidak sesuai mekanisme partai.

“Kami sangat keberatan. Kami akan melayangkan surat ke DPP memprotes musda yang tidak sesuai mekanisme partai,” tegasnya.

Kabag Ops Polres Bima Kota Kompol Moendra WDW membenarkan, Musda Partai Golkar kubu Agung Laksono dibubarkan paksa. Karena tidak mengantongi izin. Pembubaran itu katanya melibatkan sekitar 75 personel polisi. Mulai dari intel, reskrim, lantas, patmor dan lainnya.

“Semua peserta musda sudah kita amankan sementara untuk menghindari kericuhan antar dua kubu,” katanya.

Seharusnya, kata dia, sebelum musda digelar mereka telah mengajukan surat permohonan izin ke Polres. Dengan beberapa pertimbangan, izin tidak dikeluarkan oleh Polda NTB.

“Kita tidak berani keluarkan surat tanpa sepengetahuan pimpinan. Kegiatan apa pun tetap harus dikomunikasikan. Karena izinnya tidak ada, otomatis musda itu kita bubarkan,” pungkasnya. (jw/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *