Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Prabu NTB Siapkan Proses Pelantikan

Bagikan

MATARAM – Setelah mendapatkan respons positif dari Ketua Umum Dekranasda NTB Hj Erica Zainul Majdi, pengurus Persatuan Batu Akik (Prabu) NTB bakal segera dikukuhkan.

“Saat ini kami sedang melakukan rapat persiapan dengan semua pengurus Prabu sebelum dilakukan pelantikan,” kata Ketua Prabu NTB HM Huzaini Areka, kemarin. Jika tak ada aral melintang, pelantikan dijadwalkan 1 Juli 2015.

“Sementara kita jadwalkan dulu 1 Juli, nanti kita tunggu persetujuan ketua Umum Dekranasda,” tambah Areka.

Direncanakan, setelah pelantikan pengurus, akan dilakukan seminar dan pameran batu akik, untuk semua anggota pengurus Prabu NTB.

Sementara itu, bendahara Prabu Suharti Yase menyatakan, pembentukan Prabu memang digagas oleh dirinya, dimana pembentukan Prabu ini diilhami karena sudah menurunnya aktivitas dan budi daya mutiara di pulau Lombok. “Saya sudah survei, dan hasilnya pembudidaya mutiara sudah lemah,” tuturnya.

Oleh karena itu, daripada melihat para pengerajin dan penjual batu akik banyak bertebaran di setiap trotoar jalan, maka saat pertemuan dengan pengurus Dekranasda diusulkan agar para pengerajin dan penjual batu akik untuk difasilitasi oleh pemerintah.

“Kita bicarakan, dan akhirnya disepakati oleh pengurus Dekranasda untuk pembentukan organsisasi ini,” tegasnya. Melalui wadah Prabu ini, diharapkan bisa membangkitkan lagi produk batu akik khas daerah. “Di saat mutiara lesu, kita ingin batu akik ini yang mencuat bahkan bisa go internasional,” imbuhnya.

Ketua Pembina Prabu Gede Wenten sangat menyambut baik perhatian pemerintah. Dia berharap pemerintah jangan hanya sekedar memfasilitasi organisasi ini saja. Tetapi bisa dibantu untuk pemasaran, dan difasilitasi untuk kebutuhan lainnya. “Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah atas dukungannya, dan semoga tidak hanya sekedar memfasilitasi, tapi ada dukungan yang lebih dari ini,” pinta Wenten. (ewi/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *