Ketik disini

Kriminal

Bicara Teroris Hingga Prostitusi

Bagikan

* Kapolda Baru Kunjungi MUI

MATARAM – Sehari setelah resmi bertugas sebagai Kapolda NTB, Brigjen Umar Septono mengunjungi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, pagi kemarin. Kapolda didampingi beberapa pejabat utama polda. Di antaranya Dir Binmas, Karo Sarpras, Dir Pam Obvit, Wadir Sabhara, Wadir Krimum, dan Wadir Lantas.

Kapolda NTB Umar Septono diterima Ketua MUI NTB Prof Saiful Muslim dan sejumlah pengurus MUI. Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus perkenalan dengan tokoh agama. Dalam kunjungannya, kapolda berdialog dan berdiskusi dengan tokoh muslim.

Dalam dialog, Kapolda NTB dan MUI membahas beberapa permasalahan dan isu yang sedang hangat maupun berkembang di NTB. Seperti pengamanan pilkada yang akan segera berlangsung. Selain itu pembahasan tentang radikalisme yang masih berkembang di NTB. “Radikalisme di NTB berkaitan dengan pemahaman masyarakat, dan ini wilayah MUI untuk bertindak,” kata kapolda.

Lebih jauh, kapolda mengatakan, penanganan teroris tidak bisa dilakukan hanya dengan penindakan saja. Tapi perlu pendekatan pemahamam. Sehingga, ia memandang penting peran ulama. Tokoh agama ini diyakini bisa menjadi corong guna melakukan pendekatan dan membangun komunikasi dengan orang-orang yang berpikir radikalisme.

Dalam kesempatan itu, MUI NTB meminta kepolisian untuk transparan dalam memberikan informasi mengenai pelaku-pelaku radikalisme. Sehingga, MUI juga bisa mencari solusi bagaimana mengambil tindakan.

Sementara, Ketua MUI NTB Prof Saiful Muslim menyinggung masalah prostitusi di NTB yang makin marak. “Kalau kita memang serius, kenapa kita tidak mencontoh daerah lain yang telah menggusur lokalisasi,” ujarnya.

Sebab, imbuh Muslim, NTB khususnya Mataram dan wilayah pariwisata, sudah menjadi tempat penempatan arus pelaku prostitusi dari luar daerah. “Ini yang bahaya, eksodus besar-besaran dari daerah lain ke NTB,” beber Muslim.

Dari pertemuan tersebut, Kapolda NTB dengan MUI sepakat untuk bekerja sama dalam menangani paham radikalisme yang masih berkembang. “Kita akan dukung polda,” ujar Muslim.

Ke depan, kunjungan dan dialog seperti itu tidak berhenti sampai di sana. “Kapan-kapan MUI yang ke mapolda,” kelakar mantan kaurbinops Mabes Polri tersebut. (deq/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *