Ketik disini

Sumbawa

Musyafirin Jawab Sejumlah Tudingan

Bagikan

*Kukuhkan Agen Pemenangan Desa Banjar

TALIWANG – Dr Ir W Musyafirin MM bakal calon Bupati KSB menjawab semua tudingan miring yang sengaja diarahkan kepada dirinya. Pria yang masih menjabat sebagai Sekda KSB ini mengaku, isu miring yang sengaja itu hempaskan itu tidak akan menyurutkan niatnya untuk membawa KSB kearah yang lebih baik untuk lima tahun ke depan.

“Saya dituduh melakukan korupsi, isu-bahkan sengaja sebarkan sendiri oleh pegawai-pegawai di Pemda KSB. Saya juga bahkan dikait-kaitkan dengan sejumlah masalah termasuk dengan Wirata. Saya dikatakan sudah menerima ini dan itu dari perusahaan, padahal tuduhan itu sama sekali tidak berdasar,” sesalnya.

Hal tersebut disampaikan Musyafirin di sela-sela pengukuhan agen dan tim pemenangan pasangan Musyafirin-Fud Syaifuddin di Desa Banjar, Kecamatan Taliwang.

Hal-hal seperti ini katanya sengaja dihembuskan pegawai dan sejumlah LSM karena dirinya dipastikan menjadi salah satu calon yang akan ikut dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Ada nuansa politik dibalik semua isu yang disebarkan ini. “Jadi saya lebih sampaikan sendiri dihadapan masyarakat. Saya akan jelaskan langsung semua persoalan yang dituduhkan itu, biar masyarakat paham bagaimana yang sebenarnya,” tegasnya.

Calon bupati yang diusung PDIP, PBB, PKPI, PPP dan PKS ini menjelaskan, selama menjabat sebagai Sekda KSB, hal utama yang dilakukan dirinya adalah memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Bukan hanya kepada warga KSB, tapi juga kepada para pihak yang memiliki kepentingan dengan program investasi di Sumbawa Barat. Sebagai Sekda, Musyafirin juga bertindak sebagai Ketua BKPRD, tugas BKPRD menentukan akan memberikan rekomendasi terkait pengelolaan tata ruang di Sumbawa Barat.

“Selama menjabat sebagai sekda maupun sebagai kepala dinas DPPKD dan Bappeda, saya menghindari hal-hal semacam ini. Kalaupun saya dituduh korupsi, tentunya ada konsekwensi hukum yang harus dijalani. Tapi ini malah berkembang dimasyarakat baik melalui pegawai dan jejaring sosial, saya dikait-kaitkan dengan kasus ini dan kasus itu. Padahal, semua yang dituduhkan itu tidak benar. Kenapa saya sampaikan ini agar masyarakat bisa mengerti bagaimana sebenarnya yang terjadi,” tandasnya.

Dalam memimpin birokrasi Pemda KSB, Musyafirin ingin memberikan pelayanan cepat. “Sederhananya, kalau ada urusan yang berkaitan dengan saya, kalau bisa diselesaikan sehari kenapa harus diperlambat. Karena saya juga mikir, orang itu meninggalkan anak istri dan kalau lama-lama berapa biaya yang harus mereka keluarkan. Tapi diluar malah berkembang, saya sudah menerima ini dan itu,” jelasnya lagi.

Saat melaksanakan perjalanan dinas keluar daerah, kadang dirinya berpesan kepada ajudan untuk tidak memberitahukan dimana perjalan dinas itu dilakukan. “Kalau dengan istri saya sampaikan dimana saya melaksanakan tugas. Tapi kalau dengan ajudan atau sekretaris saya, saya minta kalau ada yang tanya sebaiknya tidak diberitahu dimana posisi saya selama berada diluar daerah. Kenapa seperti itu, karena kalau saya ditahu berada di Jakarta atau dimana. Pasti akan banyak orang yang mencari saya dan menawarkan ini dan itu. Yang tentunya berhubungan dengan jabatan saya. Nah inilah yang saya hindari. Jangan sampai hal-hal seperti itu terjadi,” katanya.

Soal banyaknya dana yang disumbangkan atau diberikan dalam setiap pertemuan dan pelantikan agen serta tim pemenangan F1. Musyafirin mengaku, tidak semua berasal dari uang pribadi, sebaliknya dana-dana tersebut dibantu oleh teman dan rekan-rekan yang mendukung dirinya maju dalam Pilkada KSB.

“Kalau untuk sumbangan ke masyarakat itu, saya banyak dibantu oleh teman atau saudara saya. Merekalah yang ikut membantu selama sosialisasi ini berlangsung. Bahkan sudah 1 tahun 4 bulan saya gelar yasinan di rumah. Semua yang dimakan oleh orang-orang hadir itu bukan dari saya semua. Tapi dari masyarakat sendiri, hingga ke hal-hal kecilpun saya dibantu,” paparnya.

Pengukuhan agen dan tim pemenangan F1 di Desa Banjar, Kecamatan Taliwang ini sendiri disaksikan masyarakat setempat. Ketua Koalisi parpol pengusung Kaharuddin Umar langsung memimpin pengukuhan tersebut. Politisi PDIP ini berharap masyarakat bersama tim pemenangan ini bisa memenangkan pasangan Musyafirin-Fud Syaifuddin ST pada Pilkada mendatang. Selain Kaharuddin, Sekretaris Koalisi, Andi Laweng dari PKPI dan Juru Bicara Koalisi Amiruddin Embeng termasuk Kades Banjar, Saiful S Sos juga ikut dalam pengukuhan tersebut.(far/*/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *