Ketik disini

Tanjung

Nasib Tiga Ranperda Belum Jelas

Bagikan

TANJUNG – Kalangan DPRD Lombok Utara mau menentukan nasib tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk di luar daftar prolegda.

a�?Kita akan tentukan dalam waktu dekat,a�? ujar anggota Banleg DPRD Lombok Utara Ardianto,A�Selasa (16/6).

Dijelaskan, tiga ranperda itu adalah ranperda perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Minuman Beralkohol atas dasar ada ketentuan Undang-Undang diatasnya. Yang kedua Ranperda Penyertaan Modal di Bank NTB, dan yang ketiga Ranperda Penyertaan Modal di PDAM.

a�?Tiga ranperda ini memang tidak masuk dalam prolegda 2015,a�? kata pria yang menjabat ketua Komisi I DPRD Lombok Utara ini.

Meski tidak terdaftar dalam prolegda, tiga ranperda ini masih bisa dibahas jika memenuhi kriteria seperti bersifat mendesak, emergency atau kejadian luar biasa.

a�?Minggu ini kami akan rapat internal mengambil keputusan mana ranperda yang layak dibahas karena memenuhi kriteria tadi,a�? tandasnya.

a�?Di luar kriteria itu kita akan kembalikan,a�? imbuhnya.

Menurut Ardianto, dari ketiga ranperda ini mungkin saja ada yang akan dikembalikan dan tidak dibahas tahun ini. Tetapi jika melihat perubahan Perda Minol harus diubah karena ada aturan lebih tinggi.

Sedangkan Ranperda Bank NTB kemungkinan akan dilanjutkan karena sudah ada MoU antara gubernur dan seluruh bupati untuk mencukupkan modal sebesar Rp 10 miliar di Bank NTB.

a�?Untuk ranperda penyertaan modal PDAM kami melihat belum ada yang urgen. Tetapi nanti kita tunggu hasil keputusan final dan kemudian akan dibahas di DPRD,a�? kata politisi Hanura ini.

Lebih lanjut, Ardianto mengungkapkan selama 2015 ada 27 ranperda masuk dalam daftar prolegda di luar perda APBD. Dan sudah tujuh yang disahkan menjadi perda.

a�?Ada juga ranperda yang harus ditarik kembali karena tidak memungkinkan dibahas karena perubahan undang-undang yakni ranperda hutan adat,a�? pungkasnya. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *