Ketik disini

Headline Metropolis

SPBU Sayang-Sayang “Tobat”

Bagikan

* Lakukan Uji Tera Ulang

MATARAM — Pengelolan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sayang-Sayang “bertaubat (baca: Tobat)”. Mereka langsung melakukan uji tera ulang untuk memperbaiki takarannya.

”Kami sudah uji tera ulang, dan takaran sudah normal kembali,” kata Manajer SPBU Sayang-Sayang I Gede Darma Yasa, di kantor Hiswana Migas NTB.

Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya sangat koperatif, bekerja sama dengan petugas melakukan pemeriksaan. Tidak ada hal yang ditutup-tutupi. Ia juga membantah bila kurangnya takaran disebabkan unsur kesengajaan.

Ia beralasan, kekurangan bisa disebabkan karena pergerakan mesin yang dinamis. ”Tidak ada yang sengaja mengurangi takaran,” tegasnya.

Ketua Hiswana Migas NTB Komang Mahendra Gandi mengatakan, sebagai tindak lanjut temuan bidang Mitrologi, Diskoperindag Mataram. Hiswana Migas sudah memanggil pengelola SPBU dan memberikan teguran. Dalam pertemuan itu pihaknya memberikan masukan dan arahan pada pemilik SPBU. ”Ini bagian dari tugas kami bila ada anggota kami bermasalah,” ujarnya.

Setelah mengambil keterangan dari pemilik SPBU, ia menyimpulkan tidak ada unsur kesengajaan untuk merugikan konsumen. Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan perubahan takaran. Di antaranya pergerakan mesin dispenser di SPBU. ”Hari ini kita ukur, hasilnya normal. Tapi besok bisa berubah lagi,” terangnya.

Pergerakan mesin ini bisa menyebakan dua hal, takaran bertambah dan berkurang. Kalau ukuran takaran bertambah, maka konsumen yang untung tapi pengusaha rugi. Dan bisa juga kurang, hal seperti ini menyebabkan konsumen rugi.

”Saya harap pemilik SPBU juga tetap mengukur sendiri takarannya, sehingga bisa mengetahui perubahan takaran,” imbuhnya.

Gandi juga meminta kepada Diskoperindag Mataram melibatkan Hiswana Migas saat sidak. Sebab hal ini juga menjadi tanggungjawabnya untuk melakukan kontrol. Ia menjamin sidak tidak akan bocor. ”Secara teknis bisa diatur agar tidak bocor. Begitu berangkat hari ini, baru kami dikasi tahu, yang penting kami dilibatkan,” harapnya. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *