Ketik disini

Selong

Ubah Jam Operasional, Tawarkan Beragam Takjil

Bagikan

* Pedagang Makanan Menghadapi Ramadan (2-Habis)

Jika sebagian pengusaha makanan memilih menutup penuh usahanya, sebagian lagi akan menyesuaikan dengan jadwal puasa. Pedagang lain juga memilih mengubah dagangannya dengan aneka jajanan khas takjil berbuka.

***

SIANGA�kemarin, sejumlah pelanggan memenuhi seluruh sudut Lesehan Rirana. Semua menyantap aneka hidangan yang disajikan dengan lahap. Wajar saja, itu memang jamnya makan siang. Memasuki bulan puasa, lesehan yang selalu ramai dengan pelanggan itu berencana tetap buka.

Namun tak seperti hari biasa, jam operasional disesuaikan dengan jadwal orang beribadah Ramadan. Lesehan itu seperti halnya lesehan lain memilih tetap buka dan mulai beroperasi sore jelang buka puasa. Jika biasanya ramai saat siang hari, kini mereka para pengusaha kuliner menarget pasar berbuka sebagai saat teramai kunjungan. a�?Kita tetap buka, tapi malam hari,a�? kata Tanwirul Anhar, pemilik lesehan.

Selain itu, beragam menu takjil alias makanan ringan khas berbuka juga disiapkan. Itu dilakukan untuk menarik pelanggan sebanyak mungkin. Hal ini tak hanya berlaku pada pedagang lesehan besar saja. Banyak pedagang kecil di pinggir jalan juga mengatakan hendak mengubah dagangan selama puasa.

Jika biasanya menjual aneka makanan untuk santap siang, jika dirasa tak cocok mereka hendak mengubah dengan takjil. Hal itu dikatakan Sukmah, pedagang gorengan di Rakam.

Ia yang sepenuhnya menggantungkan hidup dari berjualan gorengan itu mengatakan harus terus menjalankan usaha. Namun karena kurang begitu laku, rencananya wanita berjilbab itu akan menjual aneka jajanan basah dan minuman yang bisa menjadi santapan berbuka.

a�?Tahun lalu juga begitu, hasilnya lumayan,a�? katanya.

Selain para pengusaha yang memang kesehariannya berdagang, biasanya ada pedagang dadakan yang mencoba peruntungan selama Ramadan. Tertarik? Anda cukup menyiapkan aneka hidangan khas dan memilih lokasi strategis untuk berdagang. (Wahyu prihadi/Selong)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *