Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Mahal, Daging Tetap Diburu

Bagikan

MATARAM – Jelang hari pertama puasa hari ini, suasana sejumlah pasar kemarin terlihat ramai oleh pembeli. Banyak warga datang ke pasar membeli barang kebutuhan untuk sahur dan buka puasa.

Suasana ramai terlihat di los daging sapi dan ayam di Pasar Kebon Roek, Ampenan. Di tempat ini, suasana pagi dan sore kemarin penuh sesak pembeli dan pedagang.

a�?Banyak yang borong daging untuk sahur,a�? kata seorang pedagang.

Walau harga daging sapi dan ayam agak mahal saat ini, komoditas tersebut sangat dibutuhkan. Kebanyak warga menjadikan hari pertama puasa sebagai hari spesial, sehingga menu sahur dan berbuka yang disajikan harus lebih spesial.

Deviana, salah satu konsumen mengatakan hari pertama puasa ingin menyajikan menu berbuka yang spesial bagi keluarga. Karena jumlah anggota keluarganya cukup besar, tentu membutuhkan daging dalam jumlah cukup banyak. a�?Saya beli banyak daging untuk menu sahur dan berbuka,a�? terang Deviana pada Lombok Post di Pasar Kebon Roek, kemarin.

Sejumlah pedagang mengakui, konsumen membeli daging dengan jumlah lebih besar dari biasanya. Ini biasa terjadi sehari sebelum berpuasa. Sehingga stok daging yang disediakan juga mengalami peningkatan.

a�?Sehari ini saja sudah ludes, sisa tetelan,a�? ujar pedagang daging Hj Masniah sambil menujukkan meja lapaknya, Rabu (17/6).

Pantauan Lombok Post, harga daging sapi di Pasar Kebon Roek sudah mulai baik. Daging sapi kualitas I, harganya Rp 115 ribu per kg, sebelumnya Rp 110 ribu. Daging ayam rata-rata dijual dengan harga Rp 36 ribu hingga Rp 38 ribu per kg.

Menurut Masniah, kenaikan ini karena adanya kenaikan di tingkat tengkulak atau distributor. Karenanya pedagang di bawahnya juga menaikkan harga.

Harga daging saat ini, kata Masniah, kemungkinan naik kembali saat menjelang Lebaran. Kenaikannya pada kisaran Rp 10 ribu per kg.

a�?Seperti tahun-tahun sebelumnya, harga bisa naik jadi Rp 125 ribu per kg,a�? jelasnya.

Sementara itu, sejumlah sembako harganya masih normal. Harga beras untuk kelas super berkisar Rp 9 ribu hingga Rp 10 ribu per kg. Tepung terigu mengalami kenaikan Rp 500, dari Rp 7 ribu menjadi Rp 7.500. Gula juga demikian pula, mengalami kenaikan seribu rupiah, dari Rp 12 ribu menjadi Rp13 ribu per kg.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB H Husni Fahri menegaskan, pemerintah telah memberi peringatan kepada distributor bila menaikkan harga daging sapi dan ayam seenaknya. a�?Pedagang yangterus naikkan harga akan ditindak tegas,a�? ancamnya. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys