Ketik disini

Tanjung

Pemkab Mau Data PAUD Rintisan

Bagikan

TANJUNG – Hingga kini, keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lombok Utara masih simpang siur. Guna menghindari kesan marginal, pemkab mau melakukan validasi data PAUD rintisan yang dominan berada di daerah terpencil.

Kepala Bidang PLS, Pemuda dan Olahraga Dinas Dikbudpora Lombok Utara Rusli Hamdi mengungkapkan, akan mendata jumlah PAUD di daerah terpencil. Upaya ini diperlukan sebagai bentuk pendekatan pencarian solusi atas masalah yang dihadapi dunia pendidikan katagori PAUD.

Menurutnya, keberadaan PAUD rintisan yang digalakkan masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab banyak diantara PAUD itu justru dibangun dari fondasi dan semangat gotong royong. Namun belum sama sekali tersentuh kebijakan pemerintah.

Salah satu contoh, PAUD di salah satu dusun di Desa Senaru. PAUD ini hanya bisa diakses dengan menggunakan jasa transportasi ojek. Namun sangat mengharukan, PAUD ini justru aktif memberi pendampingan kebutuhan pendidikan anak-anak di sekitarnya.

“PAUD rintisan ini sedang kita data, berapa jumlah sebenarnya di lapangan,” papar Rusli di ruang kerjanya.

Kontribusi masyarakat sekitar PAUD rintisan guna menghidupkan lembaga pendidikan ini perlu distimulasi. Sebab, operasional PAUD menggunakan dana jimpitan,  gotong royong, dan swadaya masyarakat yang belum tentu cukup melahirkan PAUD bermutu. Sehingga harus diimbangi perhatian Pemerintah.

Sebaliknya, perkembangan jumlah PAUD belum seimbang dengan perkembangan jumlah partisipasi anak didik. Dari jumlah anak 0-6 tahun yang terdata Disosdukcapil Lombok Utara sekitar 24 ribu orang dan hanya sekitar 6 ribu anak saja yang masuk ke lembaga PAUD. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *