Ketik disini

Giri Menang

Penumpang Kian Sepi, Calo Tiket Merintih

Bagikan

*Aktivitas di Pelabuhan Lembar Jelang Ramadan

Jelang Ramadan, aktivitas di Pelabuhan Lembar dibalut sepi. Arus lalu lintas yang menyeberang baik dari Lombok ke Bali atau sebaliknya kian menyusut dibanding biasanya.

***

TERIK matahari membawa para buruh angkut di Pelabuhan Lembar berburu tempat berteduh. Kemarin, pekerjaan mereka begitu lowong. Sembari ngadem, mereka menunggu kedatangan kapal, yang membawa penumpang feri.

Kendaraan yang biasanya lalu lalang menghiasi jalur menuju pelabuhan tak lagi ramai. Hanya ada satu dua kendaraan roda dua yang melintas. a�?Sepi mas sekarang. Mungkin karena jelang puasa,a�? kata Firdaus, salah seorang buruh di Pelabuhan Lembar, kemarin.

Ia mengaku, biasanya aktivitas hilir mudik penumpang tak sesepi ini. Pekan lalu, penumpang yang datang dari Padangbai ramai. Bahkan, dirinya kewalahan mengangkut barang-barang penumpang. a�?Masih ramai minggu lalu. Tapi, dua hari ini sepi,a�? akunya.

Pantauan koran ini, suasana Pelabuhan Lembar memang sepi. Tidak terlihat penumpang yang lalu lalang, apalagi turun dari kapal. Kalau pun ada, bisa dihitung dengan jari.

Di tempat bersandarnya kapal, hanya ada dua feri. Itupun sedang menunggu penumpang yang datang. Sementara, di pintu masuk penjualan tiket tidak begitu ramai. a�?Ke Padangbai Mas? Ini ada tiket,a�? tawar salah seorang pria berbaju hitam, kemarin.

Pria berbadan gempal itu, menawarkan tiket dengan harga yang lumayan tinggi dari harga aslinya. Ia tidak sekedar menawar, tapi dia juga menjual dan mendapat untung dari penjualan tiket. a�?Beli di saya Mas. Dari tadi sepi. Belum dapat apa-apa ini,a�? akunya. Tak diragukan lagi, pria itu adalah calo.

Setelah menawarkan tiket, pria itu beranjak dari tempat duduknya. Ia pun mendatangi salah seorang pengendara sepeda motor matik. Ia menanyakan sudah membeli tiket atau tidak. a�?Mau nyeberang. Ini ada tiketnya,a�? kata dia sambil menyodorkan selembar tiket kepada pengendara.

Pengendara itupun membeli tiket dari lelaki, yang bukan petugas ASDP itu. Kemudian, lelaki berambut cepak kembali duduk di tempat pengambil tiket, sambil menunggu calon penumpang.

a�?Ndak seperti biasanya. Dua hari ini makin sepi saja. Pendapatan juga menurun,a�? cerita dia. (*/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *