Ketik disini

Headline Metropolis

Tudingan Demokrat Salah Alamat

Bagikan

* Seolah Dizalimi untuk Bangun Pencitraan

MATARAM a�� Partai Golkar geram. Tudingan pendukung bakal calon Partai Demokrat H MNS Kasdiono dianggap salah alamat. Sebab tidak memiliki dasar kuat untuk menuduh pasangan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh-H Mohan Roliskana (Aman) sebagai pelaku perusakan alat peraga kampanye.

a�?Kami kira, kalau ditujukan kepada Golkar, tuduhan seperti itu salah alamat,a�? sindir Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kota Mataram H Didi Sumardi.

Sebelumnya, Andi Mardan, politisi Demokrat pendukung Kasdiono protes dan menuding ada unsur kesengajaan terhadap perusakan alat peraga kampanye jagoan mereka. Cara seperti itu dianggap tanda kemunduran demokrasi di Mataram. Ia merasa bakal calon selain Aman tidak diberikan berkembang.
Tudingan itu tidak diterima H Didi Sumardi selaku kader Golkar di Mataram. Pria yang terkenal kalem ini akhirnya bersuara keras.

Ia balik menuding, masalah ini sengaja dipolitisir. Dimana pihak Kasdiono seolah-olah dizolimi untuk mengangkat citra partai dan calonnya.

a�?Yang diprotes siapa? Kalau dengan cara berpikir seperti itu, bisa saja dilakukan dengan cara merobek sendiri. Masalahnya ini politik. Melempar masalah, bisa saja dia lakukan untuk membangun pencitraan dizolimi,a�? tuding balik legislator senior Kota Mataram ini.

Ia menegaskan, pihaknya tidak tahu menahu tentang perusakan poster Kasdiono. Dan Partai Golkar sebagai pemenang di Mataram bekepentingan membangun demokrasi secara sehat, baik dan bermartabat.

Jadi kalau ada tudingan bermain kotor salah besar. a�?Tidak ada urusan kami dengan itu, mengurus alat peraga. Apalagi ini belum masuk pada pilkada, belum ada calon pula,a�? tegasnya.

Meski pasangan Aman sudah diputuskan diusung. Namun sampai saat ini belum ada keputusan resmi. Dikatakan calon itu kalau sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sehingga kalau ada yang memasang alat peraga harus mengikuti aturan pemerintah. a�?Kami harapkan pemerintah tegas, kalau melanggar ya ditindak. Terkait dengan siapa saja, termasuk alat peraga Aman,a�? imbuhnya.

Ia setuju jika alat kampanye dihabisi semua. Penertiban itu merupakan kewenangan dari pemerintah daerah. Tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar. Sesuai aturan dari pemerintah, mana yang dibolehkan dan tidak. Terlebih pilkada dalam ini pemasangan alat peraga cukup ketat.

a�?Memasang alat peraga baru bisa dilakukan saat sudah masuk tahap kampanye,a�? tandas Didi. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys