Ketik disini

Metropolis

Kadis PU NTB Lowong

Bagikan

* Ditarik ke Kementerian PU

MATARAM – Posisi kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB lowong. Seiring dengan dilantiknya H Dwi Sugiyanto sebagai Kepala Pusat Pengembangan Air Tanah dan Air Baku Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementrian PU. “Sudah dilantik tanggal 16 Juni kemarin,” kata Dwi Sugiyanto di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kemarin.

Dwi mengatakan, seluruh proses seleksi hingga pelantikan di Dirjen Sumber Daya Air Kementrian PU, sudah melalui izin Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Gubernur kata dia, sangat mendukung bawahannya yang ingin maju hingga ke tingkat nasional. “Perjalanan ke pusat tidak banyak menemui hambatan berkat support dari Pak Gubernur,” ujarnya.

Setelah dilantik, dia mengaku sudah tidak lagi berkantor di Dinas PU NTB. Dia masih berada di Mataram, untuk kepentingan pengurusan administrasi kepegawaian semata. Sejak mulai berkarir, Dwi memang adalah pegawai Kementerian PU.

Sebagai Kepala Pusat Pengembangan Air Tanah dan Air Baku Dirjen Sumber Daya Air, dirinya mengemban amanah dalam percepatan layanan air bersih di seluruh Indonesia. Dimana pada 2019 seluruh rakyat Indonesia sudah tercukupi kebutuhan air bersihnya. “Saat ini masih 65% capaian layanan air bersih di Indonesia,” kata Dwi.

Menurut Dwi, posisinya di Kementerian PU akan dipakai untuk membantu NTB dalam pencapaian layanan air bersih yang pada 2018 nanti ditargetkan sudah mencapai 100 persen. Dalam rentang waktu itu, NTB setidaknya butuh anggaran hingga Rp 400 miliar.

Khusus mengenai kondisi Dinas PU setelah ditinggalkan, Dwi memastikan proyek dari Dinas PU akan tidak akan terhambat. a�?Nanti juga akan ada pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat NTB H Muhammad Suruji mengatakan, saat ini proses penyiapan pelaksana tugas sedang digodok. a�?Kita masih nunggu dari Pak Gubernur,a�? ujarnya. Sementara untuk pejabat deienitif, akan digelar seleksi terbuka. (cr-dit/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *