Ketik disini

Kriminal

Tahanan Seperti Santri, Kekeluargaan Semakin Kuat

Bagikan

* Melihat Suasana Lapas Saat Ramadan

Saat Ramadan, susana Lembaga Pemasayarakat (Lapas) berubah total. Tempat ini seperti pondok pesantren. Berbagai acara keagamaan terlihat semakin intens digelar. Berikut laporannya.

PADAA�hari pertama puasa, kemarin, Lombok Post mencoba memantau kehidupan tahanan Lapas Mataram. Setelah melakukan perundingan dengan pihak lapas, akhirnya wartawan Koran ini mendapat kesempatan untuk ikut bergabung didalam aktifitas para pidana tersebut.

Para tahanan dan para pidana beraktifitas layaknya para santri di sebuah Pondok Pesantren. Mereka berpuasa, melakukan shalat sunat tarawih maupun shalat wajib secara berjamaah layaknya santri pondok pesantren.

Pada saat kami melakukan peninjauan, sekitar 625 penghuni lapas memenuhi masjid lapas untuk melakukan shalat zuhur secara berjamaah. Bahkan menurut keterangan, KPLP Mataram, Purniawal, Lapas bekerjasama dengan Kementrian agama dan sejumlah pondok pesantren. Hal tersebut dilakukan untuk membuat para penghuni lapas tetap bisa beribadah dan mendapatkan ilmu agama walaupun berada di dalam lapas.

a�?Semua kita sama, mereka juga beragama dan beriman, maka kita harus menfasilitasi mereka untuk beribadah layaknya di tempat tinggalnya masing-masing,a�? ujar Purniawal.

Setiap pagi, para penghuni lapas diberi pencerahan para Tuan Guru. Dalam melaksanakan shalat tarawih juga diimami langsung oleh para tuan guru dari berbagai pondok pesantren.

a�?Setiap harinya para tuan guru bergiliran untuk mengimami dan memberikan pengajian kepada para penghuni lapas,a�? kata Purniawal.

Setelah melakukan solat tarawih secara berjamaah, di dalam lapas Mataram juga diramaikan dengan suara para penghuni lapas yang melakukan pembacaan Al-Qura��an secara bergantian.

a�?Setelah mereka solat tarawih, mereka langsung tadarusan,a�? tuturnya. (Mashalil)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *