Ketik disini

Sumbawa

Masyarakat Diminta Lindungi Satwa Liar

Bagikan

SUMBAWA – Pemerintah provinsi melalui balai KSDA NTB meminta kepada seluruh masyarakat NTB untuk melindungi semua jenis satwa liar yang ada di NTB. Tidak terkecuali yang ada di wilayah Kabupaten Sumbawa. Bahkan apabila ada masyarakat di NTB yang telah memeliharanya selama ini, diminta untuk menyerahkan secara sukarela ke balai KSDA NTB.

Menurut Kasubag kehumasan Setda Sumbawa, R Rudi Yulianto, SE, MSc, MAP, instruksi perlindungan dan penyerahan secara sukarela itu sesuai surat edaran balai KSDA NTB nomor SE. 10/IV/K.18/LIN/2015 yang telah dikeluarkkan sejak 25 Mei lalu dan ditujukan ke seluruh wilayah di NTB. Beberapa satwa liar yang dilindungai menurut undang-undang antara lain Rusa Timor, Rusa Sambar, Menjangan, Kijang, Landak, Kancil, semua jenis Elang. Selian itu termasuk juga, Kakatua putih, Jambul Kuning, Beo Sumbawa, Beo Nias, Beo Flores, Dara Mahkota, Kakatua Raja, Nuri Merah Kepala Hitam, Penyu Sisik, Penyu Hijau, Penyu Ridel, Penyu Tempayan, Penyu Pipih, dan sejumlah satwa liar lainnya.

“Untuk di wilayah Kabupaten Sumbawa masyarakat diminta menyerahkan secara sukarela ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah II Sumbawa. Batas waktu penyerahan secara sukarela satwa liar yang dilindungi undang – undang paling lambat tanggal 31 Agustus 2015,” katanya.

Menurutnya, pemerintah sangat berharap masyarakat dapat membantu pemerintah untuk terus melindungan semua jenis satwa liar yang ada di NTB saat ini yang bahkan mulai langkah. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan perburuan dan memperjual belikan serta memiliki dan memelihara satwa liar yang dilindungi undang – undang. (aen/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *