Ketik disini

Opini

Petasan dan kembang Api Diawasi Pak !

Bagikan

RAMADHAN tanpa suara petasan sepertinya kurang lengkap. Suara dar, der, dor terdengar saat sahur maupun berbuka puasa. Suara petasan ini cukup menganggu saat meledak di tengah masyarakat beribadah.

Ya, anak-anak kerap menjadikan Salat Tarawih sebagai kesempatan membunyikan petasan. Ulah anak-anak ini tentu menganggu mereka yang tengah khusyu beribadah. Pemerintah daerah maupun polisi, sudah meminimalisir keberadaan petasan sebelum Ramadan tiba. Razia di kantong-kantong petasan dilakukan.

Tetap saja, saat Ramadan tiba bunyi petasan tidak hilang. Hilang sama sekali memang susah. Yang perlu menjadi perhatian, pengawasan terhadap petasan. Para orang tua harus senantiasa mengingatkan anaknya. Supaya tidak memainkan petasan saat sedang ibadah. A�Selain itu tidak bermain di tengah pemukiman. Pencegahan lebih baik, ketimbang menyesal setelah ada kejadian.

Selain petasan, meski tidak bersuara, kembang api pun perlu mendapat perhatian. Ramadan beberapa tahun lalu, di Mataram ada rumah yang ludes karena perang kembang api. A�Di kalangan anak-anak atau remaja, ada istilah a�?perang kembang apia�?. Perang berbahaya ini menjadikan kembang api untuk perang. Tidak sedikit yang tersulut emosi karena kalah. Biasanya a�?perang kembang apia�? terjadi usai makan sahur.

Di beberapa daerah di NTB dan Indonesia, A�saat Ramadan tidak pernah luput dari kebakaran. Salah satu penyebabnya adalah percikan api dari petasan maupun kembang api. Kita tidak pernah tahu. Saat bermain kembang api ada bahan berbahaya dan mudah terbakar.

Seperti mengulang cerita. Semua yang pernah melewati masa kecil dengan petasan dan kembang api, sadar sulitnya diperingati.A� Dahulu, petasan maupun kembang apinya malah lebih sangat. Tidak hanya besar. Suaranya menggelegar. Tidak hanya belasan meter terdengar. Suara ledakannya bisa terdengar sampai ratusan meter.

Pengalaman masa kecil itu, sepertinya menjadi jurus untuk memberi peringatan. Kepedulian masyarakat sekitar cukup penting. Sensitifitas ini membuat kita peduli setiap kejadian di sekitar. Urusan petasan dan kembang api, bukan hanya peran pemerintah dan polisi. Perlu juga perhatian dari masyarkat.(*)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *