Ketik disini

Headline Sumbawa

50 Persen Biogas Tak Beroperasi

Bagikan

TALIWANG – Proyek biogas tahun 2013/2014 di Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh sampai saat ini belum beroperasi.

Proyek tersebut seharusnya sudah dinikmati masyarakat penerima. Namun hingga kini, proyek melakui Dana Alokasi Khusus (DAK) belum rampung bahkan terkesan dibiarkan terlantar.

Kades Dasan Anyar, Muhammad Iksan kemarin mengatakan, pihak ESDM sudah beberapa kali didatangi, mempertanyakan hal tersebut. “Belum juga ada tindak lanjut dari Dinas ESDM. Beberapa kali saya datangi Kabid Energy Pak Sutarno belum juga berhasil bertemu,” katanya.

Proyek bio gas tahun 2013/2014 untuk desa Dasan Anyar sendiri sebanyak 15 unit. Dari jumlah tersebut, tujuh unit diantaranya bermasalah dan tidak menyala sampai saat ini.

“Ada sekitar 50 persen yang tidak berfungsi dengan baik. Kami terus ditagih masyarakat, tapi kita tidak bisa berbuat banyak karena proyek ini berasal dari pemerintah daerah (Pemda),” akunya.

Sebelumnya beberapa kali pemda KSB memastikan proyek biogas ini sudah rampung seluruhnya. Klaim ini nampaknya tidak terbukti, pasalnya dibeberapa desa masih ditemukan proyek biogas bermasalah. Selain bermasalah karena tidak berfungsi dengan baik, proyek ini juga dibiarkan terlantar.

Karena kondisi ini, sejumlah pihak berharap aparat kepolisian dan kejaksaan bersama-sama mengusut tuntas masalah ini. Apalagi hampir sebagian besar program ini ternyata dilapangan tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Sebaliknya, program ini menyisahkan masalah baru. “Indikasi adanya sejumlah persoalan dalam proyek ini sudah kelihatan. Pemerintah mengklaim itu sudah selesai 100 persen, tapi kenyataan dilapangan malah banyak biogas yang tidak nyala,” harap sejumlah LSM di KSB.

Tidak hanya biogas yang diusut, mereka juga meminta aparat kepolisian dan kejaksaan untuk menyelidikan proyek pemasangan meteran listrik disetiap desa. Pasalnya, berdasarkan data yang ada, proyek inipun tidak maksimal. Dari 10 warga penerima, satu orang diantaranya sampai saat ini masih menunggu giliran untuk mendapatkan bantuan meteran tersebut. “Kalau kita hitung satu meteran itu Rp 4 juta. Nah kalau 7 meteran itu sudah berapa?. Ini yang harus diusut tuntas. Karena kalau dibiarkan terus, oknum-oknum ini makin keenakan,” harap mereka lagi.

Khusus proyek biogas, total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 1 miliar lebih. Proyek ini seharusnya dikerjakan pada tahun 2013 tapi tidak selesai. Karena dari DAK, proyek ini akhirnya dilanjutkan pada tahun 2014. Namun ternyata proyek ini masih banyak yang belum rampung dan belum bisa dioperasikan oleh masyarakat penerima manfaat. (far/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *