Ketik disini

Metropolis

Hotel Mesum Harus Dibina dan Diawasi

Bagikan

MATARAM – Hotel melati, kerap dijadikan tempat mesum oleh pasangan tidak sah. Kebanyakan pelaku memilih hotel melati karna harga sewanya yang murah. Namun, tidak menutup kemungkinan hotel berbintang juga dijadikan tempat mesum.

a�?Hotel yang tamunya kedapatan mesum harus diawasi dan dibina, baik itu hotel melati atau hotel berbintang,a�? tandas anggota Komisi III DPRD Kota Mataram H Husni Thamrin.

Bentuk pembinaan dan pengawasan, salah satunya dengan memanggil pengelola hotel untuk melaporkan aktivitas di hotelnya secara rutin. SKPD terkait juga diminta mengawasi kegiatan di hotel per empat bulan sekali.

a�?Pengawasan semacam ini jangan saat Ramadan saja. Kalau begitu, SKPD terkait terkesan tidak bekerja sama sekali,a�?ujar Ketua Fraksi PPP tersebut.

Ia menambahkan, bagi hotel yang kedapatan menggelar praktik prostitusi, Pemerintah Kota Mataram harus lebih tegas. Pengelolanya mesti dibina dan diberikan peringatan tegas. Keberadaan hotel semacam itu jangan sampai merusak Mataram yang maju, religus, dan berbudaya.

Pada saat pembinaan, Husni berharap tokoh agama dilibatkan. Sehingga para pengelola dapat digugah kesadarannya agar memfungsikan hotel sesuai peruntukan.

a�?Para pengelola diberikan waktu selama 2 tahun, jika masih mengulangi kembali lebih baik ditutup saja. Kalau dibiarkan nantinya cenderung merusak, toh PAD hotel melati tidak terlalu besar,a�? usul Husni.

Dia menegaskan, harus ada program pembinaan rutin selama empat bulan sekali. Hotel melati maupun berbintang dievaluasi berdasarkan data base masing-masing. Melalui data tersebut, SKPD terkait dapat memeriksa berapa kali penyimpangan yang dilakukan.

a�?Perlu ada tindakan tegas untuk menberikan efek jera,a�? katanya. (cr-fer/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *