Ketik disini

Giri Menang

Lobar Angkat Bendera Putih

Bagikan

GIRI MENANG – Pemkab Lombok Barat benar-benar sudah kehilangan akal. Arus kendaraan dengan tonase berlebih rupanya terus menghantui daerah ini. Akibatnya, jalan pun menjadi kerap rusak parah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lobar Sakri mengatakan, saat ini standar untuk seluruh jalan Bumi Patut Patuh Patju adalah adalah 8 ton 160 kilogram. a�?Nyatanya saat ini masih leluasa kendaraan dengan tonase 24 ton lalu lalang,a�? katanya.

Itu sebabnya dirinya tak ingin disalahkan sendiri ketika jalan rusak. Sebab, ada andil SKPD lain, untuk mengeliminir jalan rusak tersebut. Semisal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang menangani kendaraan muatan berlebih. Termasuk juga aparat kepolisian.

“Seharusnya ada sinergi dari pihak Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk sama sama menjaga dan mengawasi kendaraan yang melebihi berat kapasitas yang ada,” imbuhnya.

Sehubungan dengan itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Saikhu mengatakan, pihaknya sebetulnay tidak tinggal diam. Sejumlah rambu jalan pada lokasi yang berbeda telah dipasang. Hal itu untuk menandai mana jalan yang bisa dilalui kendaraan tonase berat dan mana yang tidak.

Rambu kata Saihku dipasang lantaran ada laporan dari pihak desa maupun tingkat kecamatan, tentang adanya kendaraan truk pengangkut material dan truk kontiner yang melebihi kapasitas beban.

Beberapa ruas jalan yang telah dipasangkan rambu jalan di wilayah jalan kabupaten antara lain ruas jalan Jerneng-Perampuan -Jempong, ruas jalan Jerneng-Bagek Polak, ruas jalan Kumbung-Kuripan, ruas jalan Dasan Geres-Tempos dan ruas jalan Karang Anyar-Kebun Ayu.

Di ruas jalan itu diberitahukan, kalau ruas jalan maksimal untuk kendaraan dengan bobot mati lima ton. a�?Tapi kita harus akui, hal itu belum efektif. a�?Karena itu, kami berharap pihak kepolisian juga bekerja sama untuk mengawasi kendaraan melebihi kapasitas beban yang melintasi jalan kabupaten,a�? tandasnya. (cr-rid/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *