Ketik disini

NASIONAL

Presiden Serap Masukan Lewat Twitter

Bagikan

JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali aktif di media sosial. Mulai kemarin (21/6), presiden mencuit pertama kali lewat akun twitter @jokowi yang sudah terverifikasi. Melalui akun yang sudah hampir menembus 3 juta pengikut hingga tadi malam itu lah, Jokowi akan berkomunikasi dan berbagi informasi langsung dengan masyarakat Indonesia.

“Saya memang sudah cukup lama tidak aktif di twitter, di bulan suci Ramadhan ini saya terinspirasi untuk mulai aktif kembali,” kata Presiden Jokowi, melalui keterangan resmi tertulisnya, kemarin. Menurut dia, akun twitternya akan dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan.

Selain guna menyampaikan pikiran, kebijakan, kemajuan dari program-program aksi pemerintah, presiden menambahkan, kalau akunnya diharapkan juga bisa menjadi sarana menjaring masukan langsung dari masyarakat atas berbagai persoalan yang munkin luput dari perhatian pemerintah.

Tak terkecuali, lanjut presiden, sesekali akun twitter juga akan berisi topik-topik ringan seputar kehidupan dirinya sebagai presiden. Misalnya, apa yang disampaikan Jokowi di cuit pertamanya. Ketika itu, dia mengangkat perihal aktivitas sahurnya bersama keluarga. “Alhamdulillah bisa sahur bersama keluarga. Selamat berpuasa saudaraku semua. Ini tweet pertama saya sebagai presiden. -Jkw,” tulis Jokowi.

Selain bertepatan di bulan puasa, cuitan pertama Jokowi dengan akun barunya tersebut juga bertepatan dengan ulang tahunnya ke-54, yang juga jatuh kemarin. Nantinya, selain memakai twitter, presiden menggunakan pula akun resmi Facebook yang telah terverifikasi pula untuk keperluan yang sama.

Tim Komunikasi Presiden, Tetan Masduki menambahkan, kalau keberadaan dua media sosial tersebut diharapkan bisa menjawab kebutuhan transparansi komunikasi presiden kepada masyarakat. Menurut dia, sebagaimana pejabat negara yang lain, keberadaan akun media sosial dipandang penting sebagai sarana informasi dan komunikasi presiden kepada publik. “Khususnya, berbagai program aksi kebijakan dan kemajuan kepada masyarakat,” tandas Teten.

Hingga tadi malam, tercatat presiden mengikuti 49 akun twitter lain. Selain akun istrinya dan Wapres Jusuf Kalla, Jokowi juga mem-follow akun para menteri di kabinetnya. Di luar itu, presiden juga mengikuti akun yang dimiliki Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan akun resmi TNI @TNIonline.

Pengamat politik Jeirry Sumampouw menyambut baik upaya presiden aktif di twitter tersebut. Sebab, menurut dia, dengan demikian presiden telah membuka diri untuk menerima masukan langsung dari masyarakat terkait persoalan-persoalan riil yang terjadi di lapangan.

Namun, lanjut dia, ada persoalan lain yang juga perlu diperhatikan. Terutama, dengan banyaknya follower, apakah presiden punya waktu dengan kesempatan untuk membaca dan memeriksa setiap laporan atau informasi dari publik. “Sekarang saja sudah jutaan, bagaimana nanti kalau misal mencapai 10 juta? Apakah ada waktu membaca semuanya?” ingatnya.

Dia menyatakan, kalaupun nanti ada mekanisme yang disiapkan untuk mengatasi hal tersebut, ada persoalan lanjutan yang menjadi masalah klasik selama ini. “Apakah ada komitmen yang besar pula untuk mem-followup-i? Itu yang saya kira penting,” imbuh Jeiiry. (dyn)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *