Ketik disini

Selong

Satpol PP Klaim Berhasil Berantas Petasan

Bagikan

SELONG – Evaluasi pekan pertama Ramadan, Satpol PP Lotim mengklaim berhasil menekan beragam potensi gangguan keamanan dan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda). Sejauh ini belum tampak adanya pelanggaran besar yang terjadi di Lombok Timur (Lotim).

a�?a��Keadaan cukup baik sejauh ini,a�? kata Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Lotim Salmun Rahman.

Dijelaskan Salmun, hal itu berdasar pantauan anggota kesatuannya di berbagai titik di Lotim. Hal pertama yang disoroti ialah penurunan intensitas bunyi petasan. Semenjak Pol PP dan polisi dari Polres Lotim satu kata dalam melarang petasan, peredarannya diklam berhasil ditekan. Tidak tampak ada penjual yang berani terang-terangan menjajakkan barangnya. Suara bising petasan hanya sesekali saja terdengar.

a�?a��Coba saja perhatikan kalau malam,a�? klaimnya.

Selanjutnya ialah warung makanan yang umumnya memilih tutup. Sesuai edaran yang diberikan Pemda dan kesadaran pemilik warung, sebagian besar memilih tutup di pagi dan siang hari. Mereka baru mulai berjualan saat sore menjelang waktu berbuka hingga malam hari. Jikapun masih ada yang masih tetap buka, itupun tak secara terang-terangan dan dalam pantauan petugas.

a�?a��Paling yang buka itu di pelabuhan dan rumah sakit, itu masih bisa ditoleransi,a�? tambah Salmun.

Yang tak kalah penting ialah tempat hiburan malam yang biasanya membandel kini mulai ikut taat aturan. Menurutnya dua tempat hiburan di Labuhan Haji telah tutup sesuai arahan. Karena kalaupun buka, diyakini tak akan efektif lantaran pengunjung yang sangat sedikit. Belum lagi resiko amarah warga jika merasa terganggu.
a�?a��Makanya saya bisa bilang cukup berhasil,a�? ujarnya.

Dilain pihak, Dinas Sosial (Dinsos) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lotim kini sedang memantau gelandangan, pengengemis, dan anak jalanaan (Gepeng dan anjal). Mereka yang bisa meningkat berkali lipat jumlahnya saat Ramadan segera di razia jika sudah menunjukkan tren peningkatan dan gangguan kenyamanan warga.

a�?a��Sekarang memang masih belum telalu kelihatan,a�? kata Kadis STT Lotim, HM Aminullah.

Jika itu sudah terjadi, pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan razia terpadu. Pantauan anak buahnya yang mengurusi masalah sosial tersebut di sejumlah komplek pertokoan saja. Jumlahnya terbilang masih sedikit dan belum menyebar hingga perempatan lampu lalu lintas ataupun komplek perumahan warga.

a�?a��Tapi kalau soal razia kita siap kapanpun,a�? tegasnya. (yuk/r14)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *