Ketik disini

Kriminal

Tentara dan Polisi Amankan Perusuh

Bagikan

* Simulasi Pengamanan Jelang Pilkada

MATARAM – Sejumlah orang berupaya melakukan aksi kerusuhan di Jalan Udayana, Sabtu lalu. Mereka berteriak-teriak, mengganggu warga yang melintas bahkan membakar sejumlah ban bekas.

Beberapa saat kemudian, datang ratusan aparat kepolisian dan TNI. Bukannya bubar, mereka malah melawan dan melempari aparat dengan berbagai macam benda keras.

Kejadian ini merupakan simulasi pengamanan kerusuhan yang digelar polisi bersama TNI. Meski hanya simulasi, aksi tersebut nampak seperti kejadian sesungguhnya. Bahkan beberapa pengendara yang kebetulan melintasi Jalan Udayana, mengira kerusuhan benar-benar terjadi.

a�?Ada bentrokan ya,a�? ujar salah seorang pengendara dengan mimik wajah cemas pada wartawan.

Letkol Inf Albertus Dony, selaku staf pelatihan TNI Kodam IX Udayana menjelaskan simulasi tersebut merupakan latihan pengendalian kerusuhan massa. Dalam simulasi ini Sebanyak 1400 personel TNI terlibat. Sementara, dari Brimob Polda NTB yang terlibat sebanyak 101 personel. Tidak itu saja sebanyak satu pleton personel dari Polres Mataram juga turut dilibatkan.

a�?Total jumlah personel yang terlibat mencapai lebih dari 1000 orang,a�? jelasnya.

Dony menjelaskan pelatihan ini digelar untuk membantu pengamanan. Dia menapik jika pelatihan tersebut khusus terkait dengan pilkada serentak yang akan berlangsung Desember mendatang.

a�?Bukan hanya sekader untuk pilkada, tapi pengamanan secara umum,a�? tandasnya.

Dalam simulasi ini ada sejumlah kendaraan milik polisi yang diterjunkan. Seperti satu unit water canon, mobil barier, kendaraan pasang pagar batas, dan kendaraan lainnya.

a�?Simulasi ini dikomandani oleh Kapolda NTB. Jadi ini kita semua dibawah kendali kapolda,a�? ujarnya.

TNI sendiri tugasnya memback up pengamanan yang dilakukan polisi. TNI baru turun jika terjadi chaos (kekacauan-Red), dan adanya permintaan pengamanan dari polisi. (deq/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *