Ketik disini

Sportivo

Jadi Kiper Karena Tak Sengaja

Bagikan

Soal bakat sepak bola, Indonesia memang luar biasa. Namun bakat saja tanpa gemblengan kompetisi yang benar, akan sia-sia. Emil Audero Mulyadi, adalah salah seorang bakat muda dari Indonesia yang memilih Italia jadi tempat berkarir. Ia merupakan salah seorang pemain keturunan Indonesia yang bermain Eropa saat ini.

—-

Mulyadi… Mulyadi… Mulyadi. Begitulah teriakan suporter Juventus yang memadati Gelora Bung Karno. Rupanya para supoter fanatik klub yang bermarkas di Turin ini sadar betul dengan keikutsertaan Emil Audero Mulyadi dalam rombongan tur pramusim Juventus 6 Agustus 2014 tahun lalu. Padahal kala itu, Emil hanya sebagai penghangat bangku cadangan, namun suporter tetap menggaungkan namanya selama pertandingan berlangsung.

Begitulan gambaran singkat pengalaman Emil yang ikut tur pramusim Juventus ke Indonesia tahun lalu. Kini, remaja dua bersaudara ini kembali ke tanah air mengunjungi sang ayah Edi Mulyadi yang tinggal di Loteng, Praya.

Nama Emil Audero Mulyadi, kini digadang-gadang sebagai salah satu kiper masa depan Juventus dan timnas Italia. Dia menjadi tembok tebal di depan gawang tim Juventus Allievi (U-17). Kehebatan Emil dibuktikan dengan pernah meraih penghargaan The Young Italy Talents of The Future tahun 2012 lalu.

Namun siapa sangka, ternyata jalan karir Emil sebagai seorang kiper sebelumnya berposisi sebagai gelandang serang. Dia menjadi kiper, berawal karena ketidakhadiran kiper utama timnya saat akan berlaga. Pelatih yang waktu itu, tidak punya pilihan lain, pasrah dan menawarkan posisi kiper kepada para pemainnya. Emil yang waktu itu merasa sanggup akhirnya menawarkan dirinya menempati posisi sentral di permainan sepak bola itu.

Posisi jadi kiper ternyata jadi keterusan. Sang pelatih melihat bakatnya itu. Kejelian pelatih melihat potensi Emil membuat kiper belia ini promosi dari tim junior Juventus.
a�?Di awal karir, dia bermain sebagai gelandang serang atau midfielder. Ketika berusia delapan tahun, timnya bertanding tanpa ada penjaga gawang yang datang. Ia tertarik mencoba untuk bermain sebagai penjaga gawang,a�? tutur Edi Mulyadi Ayah kandung Emil -sapaan akrabnya.

Kisah ini meninggalkan pesan bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah kegagalan. Seandainya tidak menggantikan rekan setimnya kala itu, rasanya Emil tak akan menjadi sosok kiper tangguh yang diproyeksikan menyambung estafet ketangguhan penjaga gawang utama Juventus Buffon.

Remaja berlesung pipi ini adalah pemain keturunan Indonesia-Italia. Sebelumnya, ia pernah tinggal di Indonesia lalu ia pindah ke Italia pada tahun 2010. Di sana ia bergabung bersama salah satu klub yang kemudian diundang oleh Juventus Allievi (U-17) untuk mengikuti sesi latihan dan akhirnya direkrut.

Berkat penampilan impresifnya bersama tim Juventus Allievi (U-17), Antonio Conte (pelatih Juventus sebelum Allegri) pun tertarik untuk membawanya ke tim utama. Ia pun sempat diajak untuk berlatih bersama tim utama saat Juventus akan menghadapi Sampdoria di ajang Serie A.

Meski memiliki darah Indonesia, Emil mengaku tak punya paspor Indonesia. a�?Benar dia lahir di Indonesia, tapi dia memilih berpaspor Italia,a�? kata Edi.
Emil adalah kiper utama sekaligus kapten tim Allievi Nazionali Juventus (U-17). Emil juga adalah kiper utama timnas U-16 Italia.

Sayang, meski ia telah menimba ilmu di Italia dan memiliki darah Indonesia, Emil tak memiliki niatan memperkuat Timnas Indonesia. a�?Dia telah memilih hanya akan memperkuat Timnas Italia,a�? ungkap Edi disela-sela Meet and Greet bersama Juventini Lombok di Aerohotel.

Meski demikian, Emil Kata Edi, tak sungkan memuji Indonesia sebagai negara yang indah. Khususnya Lombok tempat kelahirannya. Salah satu tempat favoritnya adalah Pantai Selong Belanak di Loteng.

Pada musim 2014/2015 lalu, Emil tampil dalam 31 pertandingan bersama Juventus Primavera (U-18). Dengan catatan 40 kebobolan dan enam cleensheet. Ia juga menjadi punggawa timnas italia U-15 hingga U-18. (Muhammad Zainuddin/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *