Ketik disini

Sportivo

Perkemi NTB Kekurangan Anggaran

Bagikan

MATARAM – Pengprov Perkemi NTB sangat antusias menyambut Pra PON. Sehingga juga ingin memberangkat atlet nonpelatda untuk bersaing merebut tiket PON XIX/2016 Jawa Barat. Akan rencananya itu terancam batal karena terbentur masalah anggaran.

a�?Ini kita masih usahakan. Bagaimana menyiasati solusi kekuarangan anggaran ini. Kita masih mencari dana sumbangan,a�? terang Ketua Perkemi NTB Agus Suharyan saat ditemui selepas latihan di Padepokan GOR 17 Desember.

Dikatakan Agus, hingga kini persoalan dukungan anggaran masih belum jelas. Untuk itu, dia sebagai ketua dan pelatih belum memutuskan untuk menyertakan atlet nonpelatda ini kedalam tim yang akan mengikuti Pra PON.

a�?Soal kebutuhan anggaran untuk membiayai tim belum ada gambaran. Sementara untuk atlet Pelatda sudah aman. Karena KONI langsung yang mengucurkan anggaran,a�? imbuhnya.

Padahal, kata dia saat ini latihan dan persiapan para atlet menghadapi Pra PON cukup maksimal. Namun, nampaknya akan berakhir sia-sia lantaran masalah anggaran tersebut. a�?Masalah atlet adalah tanggung jawab kami. Bagaimanapun mereka bernaung dibawah Perkemi,a�? kata Agus.

Sebagai langkah awal, jelas Agus, pihaknya akan meminta bantuan ke KONI masing-masing kabupaten/kota. Hal ini untuk membantu masalah kekurangan biaya perjalanan atlet saat mengikuti ajang Pra PON.

a�?Anggaran yang kita butuhkan tidak sedikit. Karena kita akan memberangkatkan sekitar 18 atlet. Namun dana yang tersedia sekarang baru dana bagi atlet yang masuk Pelatda,a�? jelasnya.

Kabarnya, untuk menghadapi ajang multievent olahraga nasional pihaknya akan tetap mengupayakan berbagai cara. Namun ia memastikan, kondisi ini tidak mempengaruhi persiapan atlet. Terlebih selama Ramadan ini, mereka tetap mempersiapkan diri baik fisik maupun pemantapan teknik. a�?Semoga ada kucuran dana dari pemkab. Kami juga berharap ada bantuan dari instansi lainnya,a�? harap Agus. (zen/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *