Ketik disini

Bima - Dompu

Polisi Didesak Tangkap Tersangka

Bagikan

BIMA – Satu diantara tersangka korupsi DAK 2012 Herman, masih bebas berkeliaran. Komitmen kepolisian untukA� menuntaskan korupsi DAK lingkup Dinas Dikpora Kabupaten Bima ini pun dipertanyakan.

Meski telah menetapkan Herman sebagai daftar pencarian orang (DPO), namun polisi belum mampu meringkusnya. Padahal, tersangka leluasa menjalankan aktivitasnya sehari-hari di Kota dan Kabupaten Bima.

Dari hasil penyelidikan polisi, Herman ikut menikmati aliran DAK 2012. Meski sudah lama ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam DPO, Herman justru enjoy dan terkesan tidak gentar dengan status DPO yang disandangnya.

Terbukti, beberapa waktu lalu Herman sempat terlihat di beberapa tempat umum di Kabupaten Bima. Salah satunya saat menghadiri resepsi pernikahan keluarganya di Paruga Na’e Talabiu.

Menyikapi persoalan ini, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima Ilham SH mendesak kepolisian segera menangkapnya. Kata dia, kasus tersebut telah bergulir sejak beberapa tahun silam. Bahkan telah berhasil menguak dan menahan sejumlah tersangka.

“Ini yang menjadi pertanyaan kita. Kenapa yang lain mudah ditangkap, sementara Herman tidak,” tanya Ilham, kemarin.

Padahal lanjutnya, penetapan Herman sebagai tersangka sudah cukup lama. Polisi dinilai tak mampu membekuk satu tersangka korupsi dalam kurun waktu yang cukup lama. “Kok sakti sekali Herman itu. Bisa membuat kepolisian tidak berdaya,” sentilnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi IVA� Zuilkarnain. Kata dia, kepastian hukum terhadap penanganan kasus tersebut sangat ditunggu masyarakat. Untuk itu dia meminta tersangka yang masih buron segera ditangkap.A� “Tidak hanya menangkap Herman. Tapi, polisi juga harus mengembangkan penyelidikan hingga akarnya,” tegas Zulkarnain

Dia berharap kasus korupsi DAK itu dapat disikapi serius oleh aparat penegak hukum. “Kami mendesak agar Herman ditangkap. Jangan biarkan tersangka berkeliaran,” tandasnya. (mch/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *