Ketik disini

Metropolis

TKI Korban Penembakan Simpan Misteri

Bagikan

MATARAM – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) NTB masih mendalami kasus penembakan dua orang warga negara indonesia (WNI) asal Sumbawa dan Sumbawa Barat yang tertembak mati di Malaysia pada 19 Juni lalu. Sampai saat ini, belum diketahui persis pekerjaan keduanya di Malaysia.

“Kita sudah komunikasi dengan pihak keluarga korban. Mereka juga mengaku tidak tahu pekerjaan korban di sana,a�? kata Kepala BP3TKI NTB, Ade Kusnadi, kemarin.
Dikatakan, jenazah kedua korban sudah tiba di tanah air sejak Sabtu malam lalu dan langsung diserahterimakan ke keluarganya masing-masing. Identintas korban masing-masing yakni, Agus Bin Safar, warga Menala, Taliwang, Subawa Barat. Kemudian, Ilham Maulana, warga Kecamatan Alas, Sumbawa.

Keterangan keluarga, para korban sudah hijrah ke Negeri Jiran sejak belasan tahun silam. Ilham diketahui keluarga sudah menjadi TKI sejak lulus SMP. Namun, keluarga pun tak tahu pekerjaan pasti yang bersangkutan.

a�?Kalaupun menjadi TKI, kita tidak tahu majikannya siapa. Yang pasti, mereka statusnya ilegal,a�?bebernya.

Berdasarkan informasi hasil investigation officer Polres Perak, kedua korban ditembak oleh polisi Malaysia yang sedang menjalankan operasi tindak kejahatan di daerah Batu Gajah, Gopeng, Perak. Kala itu, mereka dicurigai saat berada di kawasan perumahan sekitar.

Ketika diminta berhenti, ketiganya justru melarikan diri. Alhasil, kepolisian melepaskan tembakan dan mengenai kedua korban. Saat kejadian, polisi Malaysia mengaku tak menemukan dokumen identitas pada jenazah.

a�?Sampai sekarang, kasus penembakan dua WNI tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian Malaysia. Kita masih menunggu hasilnya,a�? imbuh Ade. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *