Ketik disini

Giri Menang

Gaji Sat Pol PP Kembali Tertahan

Bagikan

GIRI MENANG – Langkah Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Lombok Barat yang menghalangi atasannya masuk kantor, kembali menjadi bumerang bagi anggota polisi penegak perda tersebut. Gaji mereka untuk bulan Juli hingga kini belum dicairkan.

Kemarin, anggota Pol PP Lobar ngeluruk ke kantor bupati dan melaporkan kalau mereka belum menerima gaji pada Sekretaris Daerah Lombok Barat M Uzair. Mereka menuntut pencairan gaji segera dilakukan. Terlebih lebaran sebentar lagi.

“Kami menuntut gaji yang tak kunjung di cairkan,” ungkap beberapa anggota Sat Pol PP dalam pertemuan dengan Sekda.

Dalam pertemuan itu terungkap, kalau belum dibayarkannya gaji tersebut akibat penandatanganan berkas pencairan gaji tak kunjung ditandatangani oleh Kasat Sat Pol PP I Nengah Sugiartha.

Tidak hanya gaji bulan juli. Rapelan kenaikan gaji tahunan terhitung sejak Januari hingga Juli ini juga belum diterima oleh para anggota Sat Pol PP Lobar. Beberapa di antara mereka yang naik gaji akibat kenaikan pangkat, juga belum diproses.

Rapelan kenaikan gaji itu berkisar antara Rp 700-900 ribu per anggota. Sementara ikut tertunggak pembayaran uang lauk pauk senilai Rp 1 juta per orang anggota.

Menaggapi hal tersebut Uzair mengatakan pihaknya sudah menugaskan beberapa anggota untuk menjemput I Nengah Suiartha ke rumahnya. Akan tetapi yang bersangkutan tidak menggubris panggilan tersebut. Ical sapaan akrab Sugiharta belum mau ke kantor, lantaran memang anggota Sat Pol PP melarang dia untuk masuk kantor.

Itu sebabnya Uzair mengultimatum anak buahnya itu. Jika sampai minggu depan Ical belum mau menandatangani dokumen pencairan gaji, maka ia terpaksa mengambil alih tugas Ical sebagai Kasat Pol PP Lobar. (cr-rid/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *