Ketik disini

Tanjung

Lembaga Kursus Wajib Terakreditasi

Bagikan

TANJUNG – Masa depan alumni yang menimba ilmu melalui lembaga kursus atau Pusat Keiatan Belajar Masyarakat, sudah saatnya harus dipikirkan oleh pengelola Lembaga kursus. Pasalnya, kapasitas dan kompetensi sebuah lembaga menjadi pertaruhan masa depan alumni, begitu mereka melamar pekerjaan di perusahaan.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (PLS PO) pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Olahraga Lombok Utara Rusli Hamdi menilai menjamurnya lembaga kursus, sebetulnya berdampak positif karena mampu mengembangkan sumber daya manusia. Hanya saja, kuantitas juga sebanding dengan kualitas dan layanan yang diusungnya.

Untuk itu, ke depannya lembaga kursus yang ada harus mengantongi akreditasi dari pemerintah. Karena jika tidak, lembaga kursus, seterusnya akan diragukan dan tidak menjadi pilihan utama masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan.

”Status terakreditasi ini dianggap sangat penting untuk lembaga kursus sebagai pengakuan keabsahan yang dimilikinya,” kata dia. Kalau tidak berstatus terakreditasi tentu sertifikat yang dikeluarkan bisa diragukan.

Ditambahkannya, apabila sebuah lembaga tidak mengantongi status terakreditas, maka tidak akan bisa mengeluarkan ijazah dan pemerintah pun tidak akan mengakuinya. Selain itu, jika status akreditasi tidak dimiliki sebuah lembaga, maka dampak langsungnya akan dirasakan alumninya.

Orientasi kursus yang awalnya untuk meningkatkan kecakapan dan ketrampilan, kebanyakan buyar saat berhadapan dengan perusahaan tempat bekerja yang dituju.

”Sejauh ini belum ada regulasi lembaga kursus harus akreditasi. Namun, status akreditasi bagi para alumni akan menjadi faktor untuk diakui perusahaan dimanapun mereka melamar pekerjaan,” katanya.

Untuk diketahui saat ini di Lombok Utara terdapat 28 lembaga kursus. Dari jumlah ini, baru satu lembaga kursus yang sudah berstatus terakreditasi yakni lembaga kursus komputer. ”Meskipun belum akreditasi saya yakin mereka sudah memegang izin operasional,” cetusnya. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *