Ketik disini

Headline Pendidikan

Dikpora Bakal Dikibuli Masyarakat

Bagikan

MATARAM a�� Ada saja cara masyarakat untuk mengelabui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Mataram. Meski jelas-jelas disebutkan bagi siswa yang lulus online tidak bisa daftar tes Bina Lingkungan (BL). Kenyataan ada ratusan anak Mataram lulus tes online baik SMP ataupun SMA memilih tidak daftar ulang. Mereka memilih ikut tes BL.

a�?Karena sekolahnya tidak sesuai keinginan. Lebih baik masuk saja lewat BL,a�? kata seorang ibu yang enggan menyebut nama pada Lombok Post.

Dikatakan, meski ada aturan menyebutkan lulus online tidak bisa daftar tes BL, ia yakin bisa mengelabui Dinas Dikpora. Caranya tentu sedikit mengancam.

a�?Kita bilang saja, kalau Dikpora tidak mau terima anak saya tidak mau sekolah,a�? sambungnya.

Prilaku ini, sambungnya, tidak hanya terjadi pada satu dua orang saja. Saat pendaftaran sistem online di SMAN 1 Mataram beberapa waktu lalu, antar orang tua sudah sepakat bila tidak cocok dengan sekolah anak tidak akan daftar ulang.

a�?Tidak apa-apa nanti bayar masuk agak mahal lewat BL. Yang penting bisa masuk SMAN 1 Mataram,a�? tambahnya.

Modus salah satu wali siswa ini memang benar. Terbukti dari data Dinas Dikpora Mataram, kuota calon siswa baru jenjang SMP sebanyak 5408. Jumlah pendaftar sebanyak 4852. Ratusan siswa SMP yang lulus PPDB online enggan daftar ulang. Artinya 645 calon siswa baru tak daftar ulang. Mengacu petunjuk teknis (juknis) Dinas Dikpora Mataram seharusnya ratusan siswa ini tidak bisa lagi daftar tes BL. Kalaupun ingin sekolah mereka hanya bisa masuk swasta.

a�?Kami ingin panitia PPDB sistem BL di sekolah selektif. Siswa diterima disistem online tak bisa ikut BL,a�? tegas Kabid Dikdas Dikpora Mataram H Zainal Arifin.

Hasil PPDB online tersebut kemarin dilaporkan langsung ke Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh untuk meminta pertimbangan. Termasuk adanya ratusan siswa lulus online yang enggan daftar ulang. Calon siswa enggan daftar ulang karena diterima tidak pada sekolah pilihan pertama.

Zainal meminta siswa yang diterima pada sistem online tak bisa masuk BL. Mereka dinilai memilih-milih sekolah. Jika panitia PPDB di sekolah selektif, tidak ada ruang bagi calon siswa ini masuk BL. Dikatakan, dinas bakal monitoring ke sekolah-sekolah melihat proses pelaksanaan PPDB sistem BL.

a�?Kami juga akan lihat siapa siswa yang tak daftar ulang ini,a�?imbuhnya.

Lebih jauh, bagi siswa yang diterima pada sistem BL bisa mengikuti PPDB sistem BL. Mulai 10-11 Juli. Pendaftaran tes BL dibuka di masing-masing sekolah. Sedangkan tesnya dilaksanakan 13 Juli dan pengumuman 15 Juli.(jay/r13)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *