Ketik disini

Headline NASIONAL

Rhoma Irama Dirikan Partai Idaman

Bagikan

JAKARTA – Deklarasi Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) menjadi momen yang ditunggu Rhoma Irama. Dengan mengenakan baju warna hijau kombinasi merah yang menjadi identitas Partai Idaman, Rhoma bersama sejumlah jajaran pengurus mendeklarasikan partai barunya kepada publik. Apa alasan Rhoma mendirikan partai barunya? Berikut petikan wawancara Rhoma Irama dengan sejumlah wartawan saat konferensi pers berlangsung kemarinA�(11/7).

T: Apa yang menjadi latar belakang didirikannya Partai Idaman?

J: Ada keinginan kami untuk kontribusi konkret bagi pembangunan bangsa. Partai ini dibentuk dengan kesadaran atas situasi Indonesia saat ini, terutama pandangan terhadap Islam. Teriak-teriak di jalan tidak akan mengubah bangsa ini. Karena itu kami sepakat membentuk Partai Idaman.

T: Bisa dijelaskan lebih lanjut?

J: Partai ini dibentuk karena citra Islam di Indonesia mengalami Islamofobia. Citra itu cenderung negatif di kalangan internasional. Umat Islam Indonesia seharusnya menunjukkan diri bahwa Islam penuh toleransi. Kami akan membuktikan kepada Indonesia dan dunia bahwa Islam Indonesia bukanlah terors, bukan radikal, bukan rasialis. Islam kita adalah rahmatan lila��alamin. Inilah Islam Indonesia.

T: Artinya, itu terkait dengan nama Partai Idaman itu sendiri?

J: Nama itu tentu lebih luas. Dengan Islam yang damai dan aman, Insya Allah kita akan bangkitkan umat Islam untuk mengangkat kepala menunjukkan jati dirinya kepada Indonesia dan dunia international.

T: Terkait logo Partai Idaman sendiri, apa maknaya?

J: Makna lambang partai ini adalah love atau cinta. Love ini adalah bahasa Inggris yang sudah meng-Indonesia. Love itu seperti peace atau damai, lebih populis, lebih universal, lebih eye catching gitu loh…

T: Siapa saja pengurus yang sudah ditetapkan di tingkat pusat?

J: Hari ini saya hanya memperkenalkan diri saya sebagai Ketua Umum, dan Abdurrahman Tardjo sebagai Sekretaris Jenderal. Struktur lengkap pengurus baru akan diumumkan tanggal 17 Agustus 2015 nanti.

T: Partai Idaman adalah partai Islam, apakah ada kesulitan mencari pengurus?

J: Partai Idaman terbuka untuk siapa saja. Jika ada non Islam yang membangun etika politik Islam, maka Idaman membuka diri. Karena kita menuju persatuan Indonesia.

T: Mendirikan partai tentu harus punya modal besar, berapa modal yang sudah dihabiskan?

J: Modal saya mendirikan partai bukan modal materi. Banyak pihak seperti ulama dan politisi yang mendorong saya untuk membentuk partai baru.

T: Bagaimana dengan kepengurusan di daerah?

J: Kami sudah membentuk kepengurusan di 34 provinsi. Struktur partai pun sudah menyentuh kabupaten/kota, karena kami mendapat banyak dukungan dari berbagai ormas. Insya Allah setelah semua selesai, Partai Idaman akan didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Ini penting supaya kami bisa ikut terlibat menjadi partai pendukung di Pilkada 2015 nanti.

T: Pernah terlibat di PPP dan PKB, apakah maksud mendirikan partai baru karena ada kekecewaan dengan dua partai itu?

J: Saya tidak pernah kecewa dengan PPP ataupun PKB. Saya merasa telah memberikan kontribusi kepada bangsa melalui PPP dan PKB. Tidak ada kata kecewa. Insya Allah apa yang sudah saya lakukan ada manfaatnya.

T: Target di pemilu nanti, apakah Partai Idaman akan mengusung calon presiden?

J: Sementara ini fokus (lolos verifikasi) sebagai partai politik peserta pemilu dulu. (bay/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *