Ketik disini

Metropolis

Tidak Laik Jalan Kok Dibiarkan Beroperasi

Bagikan

Pekan ini merupakan puncak mudik Lebaran. Untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik, pengecekan terhadap bus angkuta penumpang dilakukan Dishubkominfo. Hasilnya, sejumlah bus dinyatakan tidak laik jalan. Ironisnya, Kepala Terminal Mandalika ternyata memilih bersikap longgar.

PARA pemudik dari Kota Mataram yang hendak pulang kampung berbondong-bondong memadati Terminal Mandalika. Mereka berniat pulang mudik dengan menggunakan bus yang mangkal di terminal tersebut.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, pemeriksaan terhadap bus angkutan penumpang dilakukan Dishubkominfo. Sejak H-10 Lebaran, Dishubkominfo Kota Mataram maupun dari Dishub Provinsi NTB aktif memantau angkutan umum di Terminal Mandalika.

Semua kendaraan pengangkut penumpang dicek secara teknis maupun administrasi. Secara teknis, kendaraan diperiksa apakah laik jalan atau tidak. Pengecekan dilakukan mulai dari sistem pengereman, lampu, klakson dan yang lainnya. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap ban kendaraan. Sedangkan pemeriksaan administrasi, dilakukan terhadap izinan trayek serta surat-surat kendaraan.

Hasilnya, sejumlah bus angkutan mudik ternyata tidak laik jalan. Bahkan terdapat sejumlah bus yang kaca depannya pecah, dan bannya gundul.

a�?Dari hasil pengujian kami, beberapa angkutan memang tidak laik jalan,a�? terang Murtejo, salah seorang penguji dari Dishubkominfo NTB, Sabtu (11/7) lalu.

Secara aturan, kendaraan tersebut menurut Murtejo tidak laik jalan, karena dapat membahayakan pengemudi maupun penumpang. Untuk itu, pihaknya memberikan surat tilang, agar pemiliknya segera memperbaiki bus tersebut. Dengan adanya surat tilang ini, mestinya bus tersebut tidak boleh beroperasi mengangkut penumpang jika rekomendasi Dishubkominfo belum dilakukan.

Namun, surat tilang ini terkesan sia-sia, karena pihak Terminal Mandalika ternyata memperkenankan bus tersebut tetap beroperasi. Kepala Terminal Mandalika Shaiful Jihad mengungkapkan pihaknya tetap memberikan izin kepada angkutan tersebut untuk mengangkut penumpang. Pasalnya, kondisi kendaraan tersebut dianggap tidak terlalu membahayakan. Apalagi untuk melayani pemudik, butuh banyak armada bus.

a�?Saya kira kondisi bus tersebut masih bagus, tapi tetap kami minta diperbaiki,a�? jelasnya.

Kabid Angkutan Darat Dishubkominfo Kota Mataram Lalu Wirajaya menegaskan kendaraan yang telah mendapat surat tilang tersebut harus melakukan uji berkala sampai dikatakan laik jalan. Dia menyebutkan surat tilang ini diberikan kepada bus angkutan penumpang yang kondisinya sangat parah dan tidak laik jalan.

a�?Kalau masih yang tidak laik jalan namun masalahnya ringan mungkin ditolerir kepala terminal,a�? terang Wirajaya.

Sementara itu salah seorang pengemudi bus mengaku busnya masih laik jalan. Kaca yang retak dinilainya tidak akan membahayakan karena retakannya tidak terlalu besar.

a�?Kaca depan yang retak itu karena dilempar sama orang ketika saya berada di Jawa,a�? tuturnya.

Mengenai surat tilang yang diberikan para petugas akan ia sampaikan pada pemilik angkutan. Dia berharap kaca yang retak bisa segera diperbaiki, sehingga dirinya bisa nyaman saat berkendara.

Salah seorang penumpang Muhammad Lionelka mengaku sebenarnya khawatir terhadap kondisi bus yang tidak laik jalan. Namun karena pihaknya butuh bus untuk mudik, kondisi bus tidak terlalu diperhatikan para calon penumpang.

a�?Bagi kami yang penting bisa sampai di kampung halaman,a�? tandasnya.

Dia mengaku, kebanyakan penumpang tidak terlalu menghiraukan kondisi bus. Mereka melihat bus berdasarkan ongkos yang ditetapkan. Jika ongkosnya lebih rendah, maka bus tersebut bakal jadi rebutan. Apalagi saat ini, armada bus yang ada rata-rata menaikkan ongkos busnya.

a�?Kalau kita sebagai penumpang yang dilihat tentunya harganya. Mana yang murah itu yang kita pilih,a�? terang dia.

Namun dia berharap, agar pemilik bus memperhatikan betul kondisi armadanya. Jangan sampai, bus yang tidak laik jalan tetap beroperasi sehingga dapat membahayakan penumpang. Pemerintah juga diminta memantau kondisi bus yang ada.

Rencananya, gubernur NTB TGH Zainul Majdi maupun Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh hari ini juga bakal turun memantau langsung angkutan umum kendaraan mudik di Terminal Mandalika. (Hamdani Wathoni/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *