Ketik disini

Giri Menang

Toleransi, Petugas Damkar Non Muslim Siaga Penuh

Bagikan

Pemadam kebakaran (damkar) salah satu instansi yang a�?diharamkana�? libur selama lebaran. Mereka tetap bersiaga setiap saat untuk mengatisipasi kebakaran.

***

MEREKA yang tergabung dalam instansi Pemadam Kebakaran tak menjadikan puasa untuk mengendurkan siaga. Terlebih saat lebaran. Sebagian para petugas pemadam kebakaran pun rela tidak diberi jatah libur panjang. Mereka tetap masuk bekerja, layaknya hari biasa.

Di tengah pegawai berbondong-bondong mengambil cuti mudik. Sebagian pegawai ada yang tak turut merasakan libur. Salah satu instansi yang diminta masuk selama libur lebaran adalah pemadam kebakaran (damkar).

Petugas di bawah nauangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar harus tetap stand by berada di kantor. Mereka tidak dibenarkan meninggalkan pekerjaan, karena tenaganya dibutuhkan setiap saat. Apalagi, musibah kebakaran tidak bisa diprediksikan kapan terjadi.

Sutiadi selaku komandan Damkar mengeluarkan kebijakan selama liburan. Pria asal Lotim yang menjabat Kepala Bidang (Kabid) Damkar ini mengiktruksikan separuh dari 30 orang personel tetap siaga.

Perintah itu dikeluarkan demi kelancaran roda pengabdian sebagai petugas pemadam kebakaran. a�?Kami tetap siaga di kantor. Kami tidak boleh libur, khawatirnya kebakaran muncul secara tiba-tiba,a�? katanya.

Beruntungnya kata Sutiadi, mereka memiliki pegawai non muslim. Sehingga mereka yang banyak disiagakan selama libur lebaran. a�?Jumlahnya sepuluh orang,a�? katanya. Model pembagian tugas ini kata dia sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya.

Pegawai yang non muslim sudah terbiasa dan tidak keberatan tetap masuk meski di hari libur. Karena, sebaliknya di saat mereka menjalankan hari besar agamanya, petugas secara bergantian membantu. a�?Mereka saling hormati. Selama libur lebaran, yang diploting masuk petugas non muslim,a�? aku Sutiadi.

Sepuluh personel itu akan disiagakan mulai H-1 lebaran. Selama tiga hari berturut-turut, mereka tetap dibebani untuk berada di kantor. Sebab, momen lebaran seperti ini kerap terjadi kebakaran.A� Terlebih lagi, banyak pemudik yang meninggalkan rumah tanpa ada penghuninya.

a�?Kami waspadai, kalau ada kebakaran. Misalkan bersumber dari korsleting listrik, maupun pemicu lainnya,a�? ungkap dia.

Salah seorang petugas Made mengaku tidak keberatan masuk kerja di hari libur lebaran. Ia mengaku, toleransi yang sama juga diusung rekan muslim ketika dirinya menjalani hari besar agamanya.

a�?Sudah biasa. Kami saling mengerti. Saat ini kawan muslim yang libur, ketika kami libur mereka yang gantian masuk. Jadi tidak ada masalah,a�? akunya. (bersambung/ISLAMUDDIN)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *