Ketik disini

Selong

Polisi Laut Tapi Tak Punya Kapal

Bagikan

SELONG – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres A�Lombok Timur (Lotim) seperti kata pepatah hidup segan mati tak mau. Mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban di teritori laut, satuan ini justru tak memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

a�?Kapal motor saja tak punya, bagaimana mau mengawasi,a�? kata Kepala Satuan (Kasat) Polair Iptu AA Mataram, kemarin.

Dijelaskan, untuk melakukan patroli yang hanya sesekali saja, ia harus menumpang di kapal milik perikanan. Jika ada kegiatan yang dilakukan SKPD itu, anak buahnya diikutkan, namun jika tidak, praktis tak ada kegiatan berarti yang dilakukan. Kondisi itu mengakibatkan laporan yang masuk pada empat orang personil Polair sering tak bisa ditindaklanjuti.

a�?Kita ini seperti tameng pelengkap saja,a�? katanya curhat.

Bahkan, Surat Perintah (Sprin) terkait hal yang harus dilakukan tak pernah diterima. Ini membuatnya bingung, apa yang harus dikerjakan sebagai sebuah satuan kepolisian. Itulah mengapa, AA Mataram kerap hanya nongkrong saja di polres. Padahal, secara umum perairan Lotim merupakan salah satu yang paling rawanA� di NTB. Seperti kasus pengeboman ikan di Sambelia hingga serangkaian kasus penyelundupan.

a�?a��Dermaga saja kita terbanyak, mulai yang kecil-kecil sampai yang sebesar Kayangan,a�? katanya.

Ditanya mengenai pantauan arus mudik, ia juga mengatakan praktis tak ada yang dilakukan di atas perairan. Ia dan anak buahnya hanya diperbantukan di Pos Pengamanan (pospam) saja. Tidak memantau dengan kapal berkeliling sebagaimana semestinya. a�?Kita ini seperti satuan yang illegal,a�? pungkasnya. (yuk/r14)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *