Ketik disini

Metropolis

Polisi Siaga 24 Jam Demi Mudik

Bagikan

SELONG – Hari ini menjadi puncak arus mudik dari seluruh kabupaten di Lombok menuju Pulau Sumbawa. Bagi anda para pemudik yang baru menjalankan ritual pulang kampung hari ini, harus ekstra hati-hati. Pasalanya, intensitas kepadatan kendaraan di jalan-jalan utama sangat tinggi. Diperkirakan hitung-hitungan kepadatan akan meningkat dua hingga tiga kali lipat dari hari normal.

a�?Karena itu mudiknya harus ekstra hati-hati,a�? kata Kapolres Lombok Timur (Lotim) AKBP Heri Prihanto pada Lombok Post.

Ia mengatakan pasar tumpah menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai para pemudik tujuan Lotim, maupun yang melintasi daerah ini menuju daerah lain. Bagi yang melintas melalui jalur selatan, Pasar Keruak dan Pasar Sakra menjadi dua titik kemacetan yang harus diantisipasi. Sedangkan yang melalui jalur utara harus memperhitingkan Pasar Sambelia dan Pasar Labuhan Lombok.

Jalur lintas tengah Lotim yang merupakan jalur terpadat juga harus melewati banyak pasar semisal di Terara, Masbagik, Aikmel, hingga Pringgabaya. Di semua pasar yang dilalui, pengendara disarankan mengurangi kecepatan, meningkatkan konsentrasi, dan menambah kewaspadaan diri.

a�?Jangan karena ingin cepat pulang, nyawa jadi taruhan,a�? pesannya.

Ia mengatakan sudah menerjunkan pasukannya di berbagai tempat. Tak hanya di tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan saja, lebih dari itu, setiap polsek yang dilalui merupakan pos yang juga dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi dan bantuan.

a�?Kalau ada sesuatu, cari polsek atau aparat terdekat,a�? katanya.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Lotim mengingatkan setiap angkutan umum yang melayani jasa arus mudik dan arus balik selalu memperhatikan keselamatan. Tiga hal penting yang menjadi faktor pendukung keselamatan adalah jalan, kendaraan, dan orang (JKO).

a�?Soalnya kita banyak jalan negara dan jalan provinsi, tapi jalan kabupaten juga sudah bagus-bagus,a�? Kadishubkominfo Lotim L Suandi.

Kendaraan menjadi hal utama yang tak boleh diabaikan. Sering kali seseorang memaksakan kendaraan yang sebenanrnya dalam kondisi tak baik. Untuk itu, ia meminta para penyedia jasa transportasi darat selalu memeriksa kesiapan angkutannya.

Diluar itu, perhubungan juga secara rutin melakukan pemeriksaan melalui uji KIR enam bulanan. Faktor terakhir yang tak kalah penting ialah orang yang membawa kendaraan itu melintas di jalan. Jika tak dalam kondisi fit, diharamkan membawa kendaraan. Sedang bagi yang merasa ada gangguan saat sedang berkendara, diminta segera berhenti di pusat kesehatan terdekat. Memeriksakan diri menjadi kunci keselamatan penumpang yang di bawa. a�?Periksa di klinik, puskesmas, atau rumah sakit yang dilalui, ini demi keselamatan,a�? imbaunya.

Sementara, dari segi pengamanan, Polres Lobar telah membangun lima posko pengamanan dan menerjunkan ratusan personel. Posko pelayanan dan pengamanan disebar di titik yang dipadati arus pemudik. Diantaranya, Lembar, Kediri, Pemenang, Senggigi, dan Gerung. Nantinya, tiap posko dihuni beberapa anggota berpakaian seragam.

Kapolres Lobar AKPB Yulianus Yulianto mengatakan, posko mudik ini dibangun untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik. Tiap posko akan diisi lebih dari lima orang personel.

a�?Ada lima posko yang dibangun dan 180 personel yang kami turunkan,a�? katanya.

Para personel yang diturunkan itu bertugas memantau keamanan pemudik. Disamping itu, mereka juga dibebankan untuk menguraikan kemacetan, khususnya pada jalur yang dipadati kendaraan.

a�?Pemudik yang butuh bantuan dan pelayanan, bisa mampir di posko,a�? jelasnya.

Perwira dua mawar ini menegaskan, pemudik yang mengalami tindak kejahatan bisa melapor langsung kepada petugas. Nantinya, petugas akan berkoordinasi dengan polsek terdekat atau polres langsung.

a�?Kalau ada ancaman silakan melapor saja,a�? terang dia.

Posko ini mulai beraktivitas tujuh hari sebelum Lebaran. Yulianus mengungkapkan, pihaknya mulai mempersiapkan dan gelar pasukan tanggal 9 Juli. Keesokannya, ratusan personel mulai ditempat pada masing-masing posko.

a�?Semua satuan kami libatkan. Ada yang lakukan pengamanan tertutup dan terbuka,a�? tandas mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB ini.

Perumahan Tetap Diawasi

Aparat kepolisian juga akan memperketat pengawasan di kawasan perumahan. Ini untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas di kediaman warga yang sedang ditinggal mudik.

a�?Saya sudah memerintahkan personel untuk patroli rutin di perumahan,a�? kata Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono.

Polisi berkoordinasi dengan petugas RT/RW setempat untuk menjaga lingkungan. Babinsa pun diarahkan untuk mendata rumah-rumah yang kosong ditinggalkan penghuninya pulang ke kampung halaman.

Diakui kapolda, tingkat kerawanan di permukiman memang lebih tinggi. Ada saja pelaku kejahatan yang hendak memanfaatkan momentum mudik untuk melancarkan aksinya. Berkaca dari tahun lalu, kasus yang sering terjadi adalah pencurian di rumah kosong.

Untuk itu, Umar yang belum lama menjabat sebagai Kapolda NTB itu pun mengingatkan masyarakat sendiri agar turut waspada. Pemilik hunian diminta meningkatkan keamanannya. Misalnya, sebelum pulang kampung, menitipkan rumah ke tetangga yang tidak mudik.

a�?Saya mohon betul kepada masyarakat menjaga rumah atau tempat masing-masing. Pastikan semua pintu juga sudah terkunci,a�? imbaunya.

Selain kasus kriminalitas, masyarakat juga diminta mewaspadai kasus kebakaran. Umar mengajak warga meningkatkan kehati-hatian agar tak terjadi lagi musibah yang tak diinginkan.

a�?Jangan tinggalkan rumah dengan risiko kebakaran. Listrik, kompor, oven semua itu harus dimatikan,” kata Umar.

Selain di kawasan premukiman, pengawasan ketat oleh aparat kepolisian juga difokuskan ke lokasi-lokasi keramaian. Misalnya, pusat perbelanjaan maupun ke titik-titik yasng rawan kepadatan lalu lintas.

a�?Selanjutnya, pasca Lebaran baru kita fokuskan pengamanan ke kawasan obyek wisata. Untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung yang libur usai lebaran,a�? kata Umar.

Di Lombok Timur, selain aparat kepolisian, Sat Pol PP juga turun membantu pengamanan. Termasuk memantau kawasan perumahan/permukiman ditinggal mudik.

a�?Dalam beberapa hari ini kita dengar kasus perampokan meningkat,a�? kata Kasatpol PP Lotim Salmun Rahman.

Bersama polisi pasukannya mengantisipasi potensi kejahatan tersebut. Selain membantu memperlancar arus mudik, sejumlah pasukannya juga ditugaskan menjaga keamanan selama masa mudik. Selong merupakan daerah yang dipantau secara khusus. Banyaknya warga yang mudik ke kampung halaman dipastikan membuat ibu kota kabupaten ini sepi saat Lebaran.

a�?Makanya pasukan kami keliling,a�? jawabnya.

Ia juga meminta peran serta tokoh setempat yang tak mudik agar ikut menjaga kompleksnya masing- masing. Jangan sampai acuh dan membiarkan keadaan sekitar tak terawasi dengan baik. Selain perampokan, pencurian, pencopetan, dan pembobolan rumah, perkelahian menjadi hal yang juga diantisipasi.

Datangnya hari kemenangan yang oleh sebagian remaja disalahartikan ditakutkan memicu gesekan dengan remaja lain. Ia meminta para kepala desa mengawasi betul di mana titik keramaian desa masing-masing dan proaktif mengawasi para pemuda. Bahkan jika memungkinkan, kumpul-kumpul hingga larut malam harus dihindari. Jangan sampai memicu hal yang tak diinginkan.

a�?Jaga anak-anak kita, awasi mereka,a�? pesannya. (uki/yuk/jlo)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *