Ketik disini

Selong

Daging Sapi Tembus Rp 140 Ribu

Bagikan

SELONG – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional meroket tajam saat Lebaran Idul Fitri lalu. Jika biasanya di kisaran Rp 100-110 ribu, saat hari raya naik hingga Rp 140 ribu per kilogram (kg).

a�?Iya mahal sekali ini, tapi harus beli,a�? kata Sumirah, warga Rakam, Selong, yang akhirnya hanya membeli setengah kilogram saja.

Hj Salmah, seorang penjual daging mengatakan kenaikan harga selalu terjadi setiap meningkatnya permintaan. Hal itu sebenarnya bukan karena stok yang menurun, tetapi lebih pada peningkatan jumlah pembeli yang signifikan. Ini membuat pedagang memiliki kesempatan mencari keuntungan yang tinggi. a�?Tapi Sabtu (18/7) sama Minggu (19/7) ini sudah turun lagi ke Rp 110-120 ribu,a�? katanya.

Kenaikan menurutnya akan kembali terjadi pada saat H-1 Lebaran Ketupat. Tradisi yang diadakan sepekan setelah Idul Fitri ini katanya permintaan selalu tinggi. Namun peningkatan tak akan setinggi pekan lalu. Setelah itu barulah harga berangsung membaik dan kembali normal dikisaran Rp 100-110 ribu perkilogram.

Hal ini sudah diprediksi Dinas Pertanian dan Peternakan Lotim. Secara stok, daerah tak kekurangan sedikitpun, sehingga jika ada fluktuasi, dipastikan semata momentum mencari keuntungan sesaat pedagang. Setelah itu, harga akan kembali lagi, karena stok memang mencukupi. a�?Kita sangat cukup, bahkan surplus sebenarnya,a�? kata Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Peteriner, Dinas Pertanian dan Peternakan Lotim Heru Rachmadi.

Dijelaskan, setiap hari dilakukan pemotongan 28-30 ekor sapi dan kerbau. Saat H-1 lebaran lalu barulah terjadi peningkatan hingga tiga kali lipat, mencapai 90 ekor. Namun itupun masih bisa dipenuhi dari stok lokal maupun sapi sumbawa yang didatangkan. a�?Tak ada masalah soal stok, semua aman,a�? jelasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *