Ketik disini

Pendidikan

SMPN 2 Lingsar Masukkan K-13

Bagikan

GIRI MENANG – Penerapan kurikulum 2013 jarang terdengar lagi. Meski demikian, sekolah yang ditunjuk atau menjadi pilot project K-13 tetap menerapkan. Seperti di SMPN 2 Lingsar Lombok Barat.

Guna menjalankan K-13 di sekolah, maka pada PPDB tahun ini sekolah dipimpin Tajuddin ini membatasi siswa baru yanng diterima. Hal ini sesuai dengan standar pelayanan maksimal (SPM) rujukan dari Dinas Dikbud Lobar. Sekolah menerima siswa sebanyak 234 yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar (rombel). a�?Satu rombel maksimal kami berisi 36 siswa,a�? kata Kepala SMPN 2 Lingsar Tajuddin pada Lombok Post.

Menurutnya, penerapan K-13 tak bisa dilaksanakan jika proses belajar memberlakukan double shift. Berawal dari sana, ia tak berani menerapkan K-13. Pemberlakuan K-13 di sekolah dimulai sejak kelas tujuh. Pada saat pra Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) materi yang diajarkan juga mengacu pada K-13. Yakni mengembangkan nilai dan karakter budaya. a�?Kita kembangkan budaya lokal pada MOPDB,a�? urainya.

Dijelaskan, sebagai sekolah di Lobar menerapkan K-13, pihaknya tak ada kendala. Buku K-13 sudah disiapkan Dinas Dikbud Lobar. a�?Bahkan buku kelas sembilan sudah ada sekarang,a�? cetusnya.

Sementara untuk buku kelas tujuh dan delapan sudah ada sejak dulu. Maklum kelas tujuh dan delapan sudah menerapkan pembelajaran sistem K-13. Untuk tenaga pengajar lanjut Judin, semua guru di sekolah sudah mendapatkan pelatihan terkait K-13. Pelatihan diberikan sejak mulai diterapkan K-13. a�?Pada bulan puasa lalu guru kami juga melakukan pendalaman materi terkait K-13,a�?akunya.

Ditambahkan, pada penerimaan siswa baru tahun ini pihaknya tidak menarik biaya sepeserpun. Sebagai sekolah yang ingin menjaga mutu pendidikan, ia berharap ada keberpihakan wali murid membangun mutu di sekolah. a�?Kami ingin ada sumbangsih di sekolah,a�?ujarnya.

Dikatakan, sekolah tak akan bisa maju jika tak ada campur tangan wali murid. Oleh sebab itu, ia meminta wali murid berpartisipasi menjaga anaknya selama mengenyam pendidikan di SMPN 2 Lingsar. a�?Kami ingin orang tua bersinergi dengan sekolah,a�? tandasnya. (jay/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *