Ketik disini

Praya

Bule Cedera, Warga Lokal Ditebas

Bagikan

PRAYA – Pelaku kriminal rupanya belum kapok beraksi di jalur wisata Lombok Tengah (Loteng). Sabtu (25/7) lalu, dua kasus pembegalan kembali terjadi di lokasi berbeda.

Kasus pertama menimpa dua bule asal Spanyol bernama Veronica Hatalova dan Barbora Hatalova. Mereka dijambret saat melintasi jalan setapak menuju Pantai Sebuwun, Dusun Sereneng, Desa Mertak, Kecamatan Pujut. “Mereka berdua bermaksud ingin mengunjungi Pantai Sebuwuk, namun di tengah jalan mereka dihadang dua pelaku,” kata Kasubaghumas Polres Loteng AKP I Made Suparta.

Kedua pelaku yang kini diburu polisi memukul korban menggunakan kayu, hingga menyebabkan keduanya terjatuh dari motor. Pelaku kemudian mengambil tas milik korban yang berisi uang Rp 2,5 juta, kartu kredit, dan dua buah kamera.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga membawa kabur motor Honda Spacy nomor Polisi DR 6446 TC warna hitam, nomor rangka JF02E-1188188, STNK atas nama Gatot warga Dusun Guci Teruwai Pujut yang digunakan korban. “Kerugian material korban mencapai Rp 31 juta lebih,” ujarnya.

Di tempat berbeda, aksi perampokan menimpa Ahmad dan Sahman, warga Dusun Gerintuk, Desa Batujangkih, Praya Barat Daya. Pelakunya berjumlah enam orang menggunakan parang dan senjata api (senpi) rakitan.

Kasusnya terjadi, saat kedua korban pulang dari arah Praya menuju TKP menggunakan motor Yamaha Jupiter MX DR 3825 T. Di tengah perjalanan, mereka dihadang enam pelaku dan langsung menebas korban menggunakan parang, hingga mengalami luka robek di bagian kepala belakang dengan 14 jahitan.

Kerugian materi dari kasus tersebut mencapai Rp 24 juta. Uang sebesar itu dibawa kabur enam pelaku dari hasil penjualan sapi. “Kami terus melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan itu semua. Mohon dukungan informasi kepada masyarakat,” seru Suparta.

Dia pun mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan hati-hati saat melintasi jalan sepi. Jika dibuntuti atau dihadang, sebaiknya pengendara langsung memutar haluan. “Jangan jalan sendiri atau berduaan. Sebaiknya, ramai-ramai,” ujarnya.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *