Ketik disini

Sumbawa

Dilepas Kiyai Zul, F1 Daftar ke KPU

Bagikan

TALIWANG – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati KSB, Dr Ir W Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST resmi mendaftar ke KPU KSB.

Pasangan yang diusung PDIP, PBB, PKPI, PKS, Nasdem, PPP dan PKB ini mendaftar disore hari. Pasangan ini memilih mengambil kesempatan terakhir dihari kedua pembukaan pendaftaran.

Ketua DPW PBB NTB sekaligus bupati KSB Dr KH Zulkifli Muhadli SH,MM melepas langsung pasangan dengan jargon F1 ini. Dalam sambutannya, Kyai Zul demikian bupati dua periode ini disapa meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama memenangkan pasangan tersebut dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Pada kesempatan itu, Kyai Zul bahkan mendoakan secara khusus agar pasangan ini bisa mencapai hasil yang diinginkan. ‘’Mari kita bersama-sama mengantar pasangan ini sebagai pemimpin KSB lima tahun kedepan,’’ kata Kyai Zul dalam sambutan singkat dikediaman pribadinya, kompleks Pondok Pesantren Al Ikhlas Taliwang, kemarin.

Pendaftaran pasangan calon F1 ini terbilang unik, Musyafirin dan pasangannya Fud Syaifuddin bersama pimpinan parpol koalisi memilih naik odong-odong dengan dikawal dan diikuti ribuan kendaraan roda dua dan ratusan kendaraan roda empat. Pasangan ini sempat melakukan konvoi kedalam kota sebelum mendaftar ke KPU KSB.

Pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati KSB yang menguasai 13 kursi DPRD KSB menjadi yang terbesar dalam sejarah Pilkada KSB. Bagaimana tidak, ribuan pendukung pasangan ini ikut dalam pendaftaran tersebut. Ribuan warga yang ikut dalam prosesi itu merupakan pendukung Musyafirin-Fud Syaifuddin dari delapan kecamatan se KSB. Jumlah massa yang mengantar pasangan ini bahkan harus dipecah dan tertahan dibeberapa tempat. Salah satunya massa dari Kecamatan Jereweh, Maluk dan Sekongkang. Mereka bahkan tidak diberikan kesempatan ikut konvoi masuk dalam Kota Taliwang lantaran dikhawatirkan akan bertemu dalam jalur yang padat.

‘’Sebagian massa kita yang dari Maluk, Jereweh dan Sekongkang terpaksa menunggu langsung di KPU. Karena kalau mereka tetap ikut berkumpul dipondok pesentaran Al Ikhlas Taliwang, dikhawatirkan akan berpapasan dengan pendukung yang sudah lebih dulu jalan,’’ ujar Kaharuddin Umar, Ketua Tim Koalisi F1, kemarin.

Politisi PDIP ini memastikan, massa yang ikut mendampingi F1 saat pendaftaran kemarin bukan sengaja dimobilisasi. Sebaliknya, massa ini hadir karena memang mereka terpanggil untuk mengantarkan F1 menuju kursi bupati dan wakil bupati KSB lima tahun kedepan. ‘’Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan pendukung yang sudah bersedia mengantar pasangan ini mendaftar ke KPU,’’ tandasnya.

Usai pendaftaran pasangan calon ini selanjutnya akan mengikuti tes kesehatan yang dilaksanakan IDI di Mataram. Tes kesehatan ini merupakan salah satu syarat wajib yang harus dilakukan pasangan calon sebelum ditetapkan sebagai konstestan dalam Pilkada 9  Desember mendatang. ‘’Setelah ini, kita akan memberikan surat rekomendasi kepada pasangan calon untuk melakukan tes kesehatan. Rencananya, tes kesehatan ini akan berjalan selama delapan jam, dimulai 26 Juli sampai 1 Agustus mendatang,’’ jelas Ketua KPU KSB, Khaeruddin SE, kemarin.

Heru yang siang kemarin didampingi Fahroni SH, salah satu komisioner KPU menjelaskan, setelah semua tahapan dilalui pasangan calon akan dilanjutkan dengan penetapan pasangan calon untuk bertarung dalam Pilkada nanti. ‘’25 Desember jadwal penetapan pasangan calon yang ikut dalam Pilkada,’’ tambahnya.(far/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *