Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Tanjung Luar Butuh Dermaga Wisata

Bagikan

SELONG a�� Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, mendadak menjadi perbincangan para pelancong. Daerah yang selama ini dikenal sebagai tempat pelelangan ikan (TPI) yang menyediakan hiu, kini dikenal sebagai pintu masuk wisata pesisir selatan Lombok Timur.

Tanjung Luar menjadi pelabuhan penyeberangan ke gili-gili yang ada di wilayah selatan. Dari Tanjung Luar, wisatawan diajak mengunjungi Pulau Pasir, Gili Kere, Gili Petelu, Gili Maringkik, Tanjung Cumi, Telone, Pantai Pink, Pantai Segui, dan tempat-tempat menarik lainnya. Inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, mereka menyusuri tempat-tempat eksotis itu melalui laut.

a�?Kalau libur bisa puluhan mobil yang datang ke sini,a��a�� kata Muhammad, nelayan Tanjung Luar yang kini membuka jasa mengantar tamu keliling tempat wisata.

Saat hari libur, jumlah wisatawan yang datang ke Tanjung Luar bisa mencapai ratusan orang. Muhammad bisa memastikan karena jumlah perahu yang melayani jalan-jalan itu 16 buah. Satu buah perahu maksimal berisi 10 orang. Semua perahu penuh, bahkan ada yang melayani dua kali pengangkutan dalam satu hari. Tak sedikit juga wisatawan lokal yang memakai jasa perahu nelayan setempat.

a�?Sampai-sampai banyak tamu yang tidak jadi karena semua perahu sudah penuh,a��a�� ujarnya.

Selama ini perahu yang dioperasikan para nelayan ini menaikkan dan menurunkan wisatawan di dermaga penyerabang ke gili-gili. Dermaga apung yang dipakai warga lokal. Tidak ada komplain dari masyarakat atau nelayan, karena para operator perahu wisata ini adalah nelayan Tanjung Luar.

a�?Tapi tetap kami harapkan ada dermaga khusus tamu (wisatawan, red). Kan kasihan kalau harus antre kalau penduduk ramai,a��a�� katanya.

Keberadaan dermaga wisata ini, kata Muhammad, demi kenyamanan warga dan wisatawan. Keduanya bisa beraktivitas bersamaan. Perahu yang dioperasikan untuk pariwisata juga bisa diparkir satu kompleks. Tidak bercampur dengan perahu yang biasa dipakai menangkap ikan.

Pemuda Tanjung Luar, Taufik Hidayat mengatakan masyarakat sangat menyambut baik wisatawan yang sedang booming. Para nelayan mendapatkan tambahan, bahkan tidak jarang penghasilan dari mengantar tamu lebih besar dibandingkan penjualan ikan.

a�?Itulah sebabnya para nelayan banyak membeli perahu baru khusus melayani wisatawan,a��a�� ujarnya.

Penerimaan masyarakat terhadap wisata ini, kata Taufik, harus disambut oleh pemerintah daerah Lombok Timur. Beberapa fasilitas perlu ditambah di sekitar dermaga Tanjung Luar. Toilet umum, tempat parkir yang memadai dibutuhkan demi kenyamanan pengunjung.

a�? Masyarakat saat ini sedang menyiapkan diri untuk membentuk koperasi khusus untuk perahu wisata,a��a�� ujarnya.

Saat ini sewa perahu untuk keliling perairan selatan Lombok Timur antara Rp 500 ribu a�� Rp 750 ribu. Nominal yang relatif murah. Apalagi jika bersama rombongan. Satu perahu maksimal 10 orang. Selain itu para nelayan ini juga bisa dipesan agar membuatkan makanan bagi tamu. Ikan bakar, kepiting, udang, dan olahan laut lainnya bisa dipesan.

a�?Ini juga menjadi tambahan bagi istri-istri nelayan. Mereka menyiapkan masakan bagi para tamu,a��a�� katanya. (fat/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys