Ketik disini

Metropolis

Brimob Disiagakan Kawal Pemeriksaan Kesehatan

Bagikan

MATARAM – Memasuki hari ke-2 pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati di RSUP NTB, tim dokter memeriksa 5 pasangan bakal calon kepala daerah. Pemeriksaan dilakukan dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian.

a�?Kami bersama KPU provinsi meminta bantuan kepolisian, dalam hal ini Korps Brimob untuk membantu pengamanan dan sterilisasi area pemeriksaan,a�? kata Wakil Direktur Pelayanan RSUP NTB Agus Rusdhy Hariawan kepada Lombok Post, kemarin.

Menurutnya, sterilisasi diperlukan agar tidak mengganggu konsentrasi tim dokter dan bakal calon kepala daerah saat dilakukan pemeriksaan kesehatan. Tim dokter memerlukan kondisi yang kondusif ketika melakukan pemeriksaan. Sedangkan bakal calon, membutuhkan suasana yang tenang dan sepi dalam menjalani tes dari tim dokter.

a�?Kita pastikan kondisi selama tes berlangsung nyaman, baik bagi tim dokter dan bakal calon,a�? katanya.

Pihak RSUP NTB, lanjutnya, memusatkan pemeriksaan kesehatan di satu tempat. Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi satu-satunya lokasi pemeriksaan kesehatan.

a�?Kebetulan, di gedung IGD ini, fasilitas yang ada sangat lengkap, mulai dari ruang radiologi hingga CT- scan ada di sini, sehingga kita tidak perlu berpindah-pindah,a�? jelasnya.

Hal tersebut dilakukan, sambungnya, agar pemeriksaan lebih terfokus. Tidak mendapatkan intervensi dari luar. Selain itu, lokasi pemeriksaan ditempatkan di satu lantai, yaitu lantai II IGD RSUP NTB.

a�?Pelayanan pasien IGD tetap berjalan seperti biasa. Kami lakukan di lantai II agar tidak mengganggu penanganan pasien gawat darurat,a�? ungkapnya.

Sementara itu, KPU provinsi membenarkan sterilisasi area pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon kepala daerah. Tidak boleh ada yang naik ke lantai II, kecuali yang berkepentingan.

a�?Benar itu, memang sudah jadi standar prosedur dalam pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala daerah,a�? kata Kabag Hukum dan Teknis KPU Provinsi NTB Suhaili.

Sesuai kesepakan dengan RSUP NTB, lanjutnya, KPU provinsi hanya mengizinkan tiga orang sebagai pendamping bakal calon kepala daerah. Satu orang pendamping berasal dari KPU kabupaten asal calon kepala daerah tersebut, satu orang berasal dari Panwaslu, dan satu orang dari ajudan.

a�?Baik itu calon bupati dan wakil bupati, kami dampingi dengan tiga orang pendamping yang sudah ditentukan, selain tiga orang tersebut, dengan alasan apapun tidak boleh naik ke area pemeriksaan kesehatan,a�? tegasnya.

Keamanan dan kenyamanan dari bakal calon bupati dan wakil bupati, menjadi tujuan dari sterilisasi oleh KPU NTB dan RSUP NTB. Sebanyak 6 personel Brimob disiagakan oleh pihak RSUP. Dari pengamatan Koran ini, memang terlihat penjagaan ketat dari Brimob. Sedikitnya tiga anggota Brimob ditempatkan di 2 pos yang ada di IGD yaitu di depan pintu masuk IGD dan tangga menuju lantai II tempat area pemeriksaan.

a�?Ini perintah langsung dari RSUP NTB melalui Humasnya, jadi tidak boleh ada yang naik, sekalipun dari keluarga bakal calon bupati dan wakil bupati,a�? ungkap Azim, salah satu anggota Brimob yang ditugaskan untuk penjagaan area pemeriksaan kesehatan.

Adapun bakal calon bupati dan wakil bupati yang melakukan pemeriksaan kesehatan di hari kedua ini, berjumlah 5 pasang bakal calon. Tiga pasang bakal calon bupati dan wakil bupati berasal dari Lombok Tengah yaitu, H L Suprayatno (Gde Drip) dan Zainul Aidi, H L Gede Moh Ali Wirasakti Amir Murni (Gde Sakti) dan H L Wirajaya, serta H Suharto dan Hj Lale Widare.

Sedangkan dua pasang bakal calon, masing-masing berasal dari Kabupaten Lombok Utara yaitu H Djohan Syamsu dan Mariadi, serta Kabupaten Bima yaitu Adi Mahyudin dan Zubair HAR.

Ditemui usai pemeriksaan kesehatan, pasangan bakal calon dari Kabupaten Bima Adi Mahyudin dan Zubair HAR mengatakan proses yang dijalani cukup panjang, mulai dari pemeriksaan fisik dan psikis.

a�?Sejak jam 10 pagi kita mulai pemeriksaan kesehatan, semua berjalan dengan lancar, termasuk psikotest yang sekitar 500 soal kita jawab dengan baik,a�? ungkap Adi Mahyudin, bakal calon Bupati Bima.

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati ini mengapresiasi KPU yang sudah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan ini dengan sangat baik dan tim dokter dari pihak RSUP NTB yang melakukan pemeriksaan dengan sangat profesional. (cr-dit/r7)

Komentar

Komentar