Ketik disini

Headline Metropolis

Jangan Sampai Rp 500 M jadi Ongkos Politik

Bagikan

MATARAM – Dana Bantuan Sosial sebesar Rp 597 Miliar dari ABPN kepada kelompok tani di seluruh NTB yang mulai disalurkan Agustus mendatang, membuat kalangan DPRD NTB dag dig dug. Pasalnya, dana itu potensial dimanfaatkan untuk kepentingan politik menjelang pemilihan kepala daerah serentak Desember 2015.

Itu sebabnya, DPRD NTB mengingatkan agar pemanfaatan anggaran itu benar-benar diawasi ketat. a�?Harus ada garis jelas. Tidak bisa keluar jalur. Karena dana tersebut ditujukan ke petani untuk mendukung program swasembada pangan. Jangan untuk kepentingan lain. Apalagi politik,a�?kata Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB HM Nasihuddin Badri kepada Lombok Post, kemarin (28/7).

Dewan kata dia akan terlibat dalam pengawasan ketat pendistribusian anggaran tersebut. Menurut politisi Partai Demokrat ini, dewan tidak hanya mengawasi dana APBD. Tapi mengawasi pula pemanfaatan dana APBN yang turun ke Provinsi NTB.

a�?Beberapa minggu lalu, dewan sudah dapat informasi akan diberikan dana Rp 500 Miliar lebih. Tapi belum tahu untuk apa peruntukannya. Tapi saat ini dewan tahu peruntukannya untuk swasembada pangan, sehingga akan lebih mudah menyusun model pengawasannya,a�? jelasnya.

Pengawasan penyaluran dana, lanjutnya, harus dilakukan dengan cermat. Sehingga, sasaran pelaksanaannya akan bermuara kepada peningkatan produksi pangan.

Oleh karena itu, sambungnya, dewan secara periodik akan memanggil kepala dinas terkait. Agar bisa dijelaskan oleh kepala dinas, akan kemana saja penggunaan dana yang diberikan pemerintah kepada petani. a�?Nanti, program-program yang sudah dibuat, akan kita lihat, apakah terlaksana atau tidak,a�?ujar Nasihuddin.

Selain itu, dia menekankan agar tidak ada tebang pilih atau diskriminasi dalam pembagian dan penyaluran dana. Menjelang pilkada, yang ditakutkan adalah kerawanan dana bansos yang digunakan untuk kepentingan-kepentingan kelompok tertentu. a�?Jangan sampai ada penyusupan kepentingan tertentu di dana untuk swasembada pangan ini,a�? terangnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, diperlukan juga kerja sama dengan masyarakat, dalam melakukan pengawasan. Karena, masyarakatlah yang akan merasakan dampak negatif jika dana tidak disalurkan dengan benar. a�?Masyarakat akan turut memberikan informasi jika bansos tersebut digunakan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu,a�? pungkasnya. (cr-dit/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys