Ketik disini

Bima - Dompu

Nasib IDP-Dahlan Belum Jelas

Bagikan

BIMA – Pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima sudah berakhir. Hingga Selasa (28/7) malam sekitar pukul 18.30 Wita, nasib pasangan IDP-Dahlan masih belum jelas. Pasangan yang diusung Partai Golkar ini pun tertatih-tatih selama proses pendaftaran berlangsung.

Senin (27/7) lalu, pasangan yang juga diusung Partai Hanura dan Gerindra ini mendaftar ke KPU. Namun KPU Kabupaten Bima mengembalikan berkas pasangan IDP karena belum memenuhi syarat wajib pendaftaran. Yakni, 9 kursi di DPRD.

Pasangan IDP-Dahlan hanya mengantongi 8 kursi, sumbangan dari Hanura 4 kursi dan Gerindra 4 kursi. Sementara 6 kursi di Partai Golkar tidak bisa dijadikan syarat. Pasalnya, IDP hanya mengantongi 1 SK dari DPP, yakni SK Golkar ARB.

Sedangkan merujuk pada PKPU 12 pasal 42 a, partai yang bersengketa harus menyerahkan dua SK dari kedua kubu yang berseteru.
Namun pada Selasa kemarin pasangan ini kembali mendaftar. Dengan langkah yang ringan, IDP dan pasangannya Dahlan menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU. Walaupun belum mengantongi SK dari Golkar kubu AL.

Sementara sebelum IDP mendaftar, Golkar kubu AL yang mengusung H Ahmad Abbas berpasangan dengan Wahyudin juga sudah mendaftar ke KPU. Lagi-lagi pasangan ini ditolak dengan alasan yang sama. Yakni, belum memiliki SK dari Golkar kubu ARB.

Angin segar kembali dirasakan pasangan IDP. Tidak lolosnya pasangan H Ahmad Abbas-Wahyudin memberi peluang kepada kedua kubu Golkar rujuk. Benar saja, Wahyudin selaku ketua DPD Golkar kubu AL mau menyerahkan SK untuk mengusung IDP-Dahlan.

Setelah proses verifikasi yang alot oleh KPU Bima, upaya kedua kubu Golkar untuk mendukung IDP pun kandas. Sebab, SK yang diserahkan Wahyudin tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan KPU.

Dalam aturan itu, pasangan calon wajib menyerahkan SK asli dari DPP kedua kubu yang bersengketa. Meski SK pengusungan IDP sudah difax DPP, namun berkasnya tetap dikembalikan. Karena KPU membutuhkan SK asli dengan stempel basah.

Kondisi ini membuat pendaftaran pasangan calon IDP-Dahlan tertatih-tatih. Hingga pukul 19.00 Wita, pasangan IDP-Dahlan masih bernegosiasi dengan KPU. Sementara komisioner KPU belum bisa dihubungi terkait persoalan ini. Begitupun proses verifikasi berkas IDP-Dahlan dilakukan secara tertutup. (edo/r9)

Komentar

Komentar

 wholesale jerseys