Ketik disini

Metropolis

Pergub Lobster Masih Alot

Bagikan

MATARAM – Tidak mudah bagi Pemprov NTB untuk menyiasati Peraturan Menteri Kelautan Perikanan No 1/2015 yang membatasi penangkapan lobseter. Peraturan gubernur (perub) yang digadang-gadang menjadi solusi atas larangan itu pun masih alot proses penyusunannya.

“Sampai saat ini masih proses. Pergub ini memang alot,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Aminollah di ruang kerjanya, kemarin (28/7).

Sejatinya, pergub itu memang akan menjadi dasar hukum nelayan di daerah ini boleh menangkap lobster di bawah ukuran delapan centimeter. Catatannya, bibit lobster yang ditangkap itu harus dibudidayakan atau dibesarkan terlebih dahulu.

Penyebab alotnya penyusunan pergub ini, diakui Aminollah, dikarenakan belum ada kejelasan solusi. Terutama bagaimana praktik pembudidayaan lobster ke depannya. Sehingga pergub benar-benar bisa berjalan, tidak hanya menjadi macan kertas.

Sayangnya, respon yang diharapkan dari pemerintah pusat masih nihil. Padahal,dalam pergub nanti, diharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa mendukung pendekatan keilmuan dan teknologi dalam proses pembudidayaan lobster.

“Pergub ini mendorong adanya keterlibatan pemerintah pusat untuk mendukung dari segi teknologi. Selama ini kan sektor ini belum pernah didukung teknologi. Sayangnya, ini belum direspon,” kata Aminollah.

Pemerintah pusat, lanjutnya, terkesan masih menanggapi inisiatif pemprov NTB melalui Pergub ini sebagai angin lalu. Alih-alih menyetujui dukungan teknologi untuk budidaya lobster itu, pusat justru masih bertahan dengan opsi-opsi lain di luar substansi masalah sebagai solusi atas Permen No 1/2015.

“Pemerintah pusat masih bertahan dengan soulsi seperti pemberian rumput laut meski itu tidak menyentuh substansi masalah,” imbuhnya.

Untuk itu, Pemprov NTB mengaku masih intensif memperjuangkan ini ke pemerintah pusat. Ia yakin bahwa dengan dukungan teknologi, nelayan lobster NTB dapat bersinergi dengan peraturan menteri No 1/2015. “Teman-teman di dewan juga membantu untuk mengaspirasikan ini,” katanya. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *