Ketik disini

Headline Metropolis

Sementara, Aman Tanpa Lawan

Bagikan

MATARAM – Pasangan H Rosiady Sayuti-H MNS Kasdiono (Rido) bermanuver. Setelah mendeklarasikan diri di Narmada Convention Hall (NCH) Mataram.

Pasangan ini batal mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram. Sampai batas waktu terakhir pendaftaran, pukul 14.00 Wita, pasangan ini tidak datang ke kantor KPU Kota Mataram di jalan Gajah Mada, Kelurahan Jempong Baru.

Padahal kedatangan pasangan ini sudah ditunggu panitia, aparat kamanan juga sudah bersiaga di sepanjang jalur yang akan dilalui. Poster-poster dan bendera parpol juga sudah ditebar di sepanjang ruas jalan.

Sesuai rencana, usai deklarasi pasangan yang diusung Partai Demokrat, PDIP dan Gerindra ini akan berjalan menuju kantor KPU Kota Mataram untuk mendaftarkan diri.

Sejak pukul 12.00 Wita, suasana di lokasi deklarasi pasangan ramai oleh massa pendukung pasangan Rido. Mereka meneriakkan yel-yel dukungan, termasuk beberapa grup music Gamelan yang rencananya akan mengiringi pasangan ini ke KPU.

Namun setelah deklarasi, pasangan Rido tidak juga bergerak untuk mendaftar meski waktu akan habis. Mereka malah mengajak pendukungnya bernyanyi bersama pendukungnya di NCH.

Sementara suasana di kantor KPU, mulai tegang. Hingga pukul 16.00 Wita, tidak ada pasangan baru yang mendaftar. Karena sudah melewati batas akhir masa pendaftaran maka KPU Kota Mataram terpaksa menutup gerbang dan panitia yang sudah menunggu sejak pagi dipulangkan.

Beberapa petugas berdiri di depan gerbang sambil membawa jam yang sudah menunjukkan pukul 16.05 Wita. Ketua KPU Kota Mataram H Ainul Asikin kemudian mengadakan rapat pleno bersama anggota komisioner dan perwakilan panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kota Mataram.

Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut maka, KPU secara resmi menutup pendaftaran bagi pasangan bakal calon wali Kota Mataram.

a�?Pendaftaran hari ini kita tutup. Sesuai dengan pasal 37 ayat 4 dan pasal 13 ayat 3 di PKPU nomor 9, waktu pendaftaran adalah sampai dengan pukul 16.00 Wita. Jadi untuk itu hari ini, kita tutup,a�? tegas Anggota Komisioner KPU Bedi Saparwadi.

Dengan demikian, sampai saat ini hanya ada satu pasangan bakal calon yang sudah resmi mendaftar yakni pasangan H Ahyar Abduh-H Mohan Roliskana (Aman).

Ketua KPU Kota Mataram H Ainul Asikin menjelaskan, karena hanya ada satu pasangan. Maka KPU akan memperpanjang kembali masa pendaftaran selama tiga hari yakni pada tanggal 1-3 Agustus mendatang. Dan selama tiga hari kedepan dari tanggal 29-31 Juli, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

a�?Kami akan mengundang hari Kamis besok, semua parpol,a�? jelasnya.

Ia menjelaskan, langkah yang diambil KPU tersebut sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah.

Pada pasal 89 ayat 1 dijelaskan, bila sampai akhir masa pendaftaran hanya ada satu pasangan yang mendaftar maka KPU bisa memperpanjang sampai tiga hari. Dan diperjelas pada pasal 4, bila sampai akhir masa perpanjangan hanya ada satu pasangan yang mendaftar maka KPU menunda seluruh tahapan pemilihan dan pemilihan akan diselenggarakan pada pemilihan serentak berikutnya.

a�?Jadi nanti pendaftaran bisa dilakukan lagi pada tanggal 1-3 Agustus,a�? katanya.

Asikin menjelaskan, terkait pasangan Rido yang akan mendaftar, sebelumnya memang mereka belum mengkonfirmasi akan mendaftar. Sebelumnya sudah dikasi tahu, tapi belum ada jawaban. Seorang utusan Rido sempat datang namun tidak resmi, akhirnya ditolak KPU.

a�?Rencana akan mendaftar hanya berita di koran saja,a�? ujarnya.

Meski demikian, bagi pasangan yang sudah mendaftar akan tetap mengikuti jadwal sesuai jadwal sebelumnya. Pasangan Aman hari ini akan tetap menjalani tes kesehatan di RSUD Kota Mataram.

Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Kelembagaan Panwaslu Kota Mataram Ruslan yang hadir mengatakan, dari hasil pantauannya, tidak ada kejanggalan dalam proses pendaftaran oleh KPU Kota Mataram. Mereka sudah mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang dikonfirmasi mengatakan, pasangan Rido tidak mungkin tidak tahun batas waktu pendaftaran yang ditetapkan KPU.

a�?Yang benar saja, diakan tahu jadwal KPU itu jam berapa. Itu urusan merekalah,a�? kata Mohan.

Pihaknya tentu akan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi bila terjadi kemandekan. Namun, ia enggan berspekulasi soal itu. Intinya Aman berharap dan percaya pasangan Rido serius untuk ikut dalam Pilkada Mataram.

a�?Saya pikir masyarakat juga membutuhkan kompetisi yang sehat. Kalaupun ada misalnya, pihak Rido membatalkan, kami pastikan Pilkada akan tetap jalan. Kota ini kan harus ada yang memimpin,a�? tegasnya.

Bila Kota Mataram dipimpin seorang penjabat, maka yang dirugikan adalah masyarakat. Sebab kewenangannya sangat terbatas.

a�?Kalau Plt sampai dua tahun, masyarakat akan kena dampaknya,a�? tandas Mohan.

Dalam acara deklarasi sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGB HM Zainul Majdi dalam orasi politiknya optimis pasangan Rido bisa keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Kota Mataram 2015. a�?Banyak yang menganggap Rido tidak mungkin menang, tapi ingatlah kekuasaan Allah tetap ada,a�? katanya.

Ia juga mengingatkan pasangan Rido untuk tetap merendah. Jangan bersikap sombong dalam berpolitik. Ia berharap Pilkada bisa berjalan lancar dan tertib.

Sementara saat deklarasi, Rosyadi Sayuti juga menyatakan keseriusannya untuk maju. Dengan mengusung visi Mataram Bersih (Beriman Asri dan Harmoni) dan gerakan sayangi Mataram. Jika mereka memimpin Mataram, maka tidak boleh ada anak-anak yang tidak bisa sekolah, yang sakit harus mendapat perawatan.

a�?Untuk itulah kami mengusung visi Mataram bersih, akan berupaya membawa perubahan di Kota Mataram,a�? katanya di hadapan pendukungnya.

Sementara Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Mataram Samsul Hadi saat ditanya terkait batalnya pasangan Rido ke mendaftar ke KPU menjelaskan, secara teknis tidak ada kendala. a�?Tapi ini masalah perhitungan waktu saja. Kami menunggu waktu yang tepat. Apalagi kemarin waktunya tidak memungkinkan. Dimana acara deklarasi sampai sore, sementara waktu pendaftaran di KPU sudah tutup,a�? ujarnya.

Apakah ini disengaja sebagai bagian dari strageti politik? a�?Semua ada strateginya, yang jelas ini bagian dari strategi politik yang dilakukan oleh tim,a�? jawabnya.

Ia menegaskan, karena pasangan Rido memasang target harus menang, maka segala hal harus dipersiapkan secara matang, termasuk waktu pendaftaran. Meski saat ini ditunda, pihaknya masih punya waktu tiga hari lagi dalam perpanjangan. a�?Daripada buru-buru, lebih baik ditunda dulu,a�? jelasnya.

Menengai kesiapan berkas syarat seperti dokumen surat pengunduran diri, Hadi menjelaskan Rido sudah menyiapkan semuanya. Tinggal datang ke KPU saja lalu mendaftar. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *