Ketik disini

Headline Kriminal

Bersatu Amankan Daerah Wisata

Bagikan

MATARAM – Daerah Wisata NTB kini menjadi sorotan dunia internasioanl. Penyebabnya, beberapa wisatawan macanegara menjadi korban pembegalan. Karena itulah, Pemprov NTB meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan keamanan.

Meski itu menjadi tugas polisi, namun pihak TNI pun diminta ikut membantu. Dan, permintaan itu disambut baik pihak TNI. Bahkan, Komandan Korem 162/WB, Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede mengaku sudah meanandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah NTB.

a�?Beberapa waktu yang lalu paglima TNI sudah mendatangani MoU dengan Gubenur NTB,a�? kata Rudy pada Lombok Post, kemarin.

Rudy mengaku sudah melakukan serangakain kegiatan untuk mengamakan beberapa daerah wisata. Seperti di Lombok Tengah. Anggotanya melakukan patroli memantau para wisatawan.

a�?Meski saya akui itu belum maksimal,a�? ungkapnya.

Sebab, personil yang dikerahkan untuk patroli, jumlahnya masih sedikit. Kini, Rudy sedang menyiapkan beberapa strategy lain untuk mengamakan daerah pariwisata di NTB. Termasuk dengan berkomunikasi dengan pihak kepolisian.

a�?Untuk strategy pengamanan sendiri masih kami rencanakan,a�? tambahnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin menegaskan, pihaknya gencar meningkatkan sistem keamanannya. Sejumlah pos akan dibangun demi menekan angka kejahatan.

Pihaknya akan membagi wilayah Lombok Tengah menjadi tiga zona. Yakni Loteng zona timur, barat, dan tengah.

a�?Kita akan sekat tiga wilayah tersebut agar mudah mengontrolnya,a�? katanya ditemui usai mengahadiri acara di Polda NTB, kemarin.

Hal tersebut dilakukan agar masing masing daerah bisa diawasi oleh personelnya.

a�?Kita akan Back Up dengan perventif,a�? ujarnya.

Ia mengaku telah menambah personel pada jam jam yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal. Tidak hanya itu, ia juga akan menambah jumlah pos kemaanan di setiap daerah.

a�?Selama ini pos hanya ada satu, yaitu di Selong Belanak, dan rencananya kita akan menambahkan pos portable, mudahan dalam minggu ini selesai,a�? ungkapnya.

Lombok tengah, terutama di daerah parawisata, memang kerap terjadi pembeggalan maupun perampasan. Itu karena daerah yang sepi dan masih jarang dilalui orang.

a�?Memang selain sepi karena jarang dilewati, juga penduduknya jarang, seperti Gunung Tunak, a�? sebutnya.

Dengan kondisi seperti itu, daerah tersebut menjadi daerah favorit bagi para pelaku pembegalan maupun pencopetan.

a�?Kadang ada bule yang pulang surfing, pulangnya ngajak warga sekitar, nah itu bagus,a�? cetusnya.

Selain itu, dalam minggu minggu ini pihaknya akan bekerja lebih extra. Ia memperkirakan wisatawan akan melonjak, mengingat ini adalah musim liburan bagi negara negara asing.

a�?Dalam minggu minggu ini kita akan meningkatkan pengamanan. Sebab, akan ada peningkatan jumlah wisatawan,a�? tandasnya. (cr-ian/cr-van/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *