Ketik disini

Metropolis

Menyusuri Keindahan Persawahan Sayang Sayang

Bagikan

MASIH ingatkah kapan terakhir kali Anda melihat dan menikmati hijaunya hamparan sawah yang luas, kicauan burung-burung yang menyejukkan telinga, aliran sungai dan saluran irigasi persawahan yang bening, birunya langit yang menghiasi cakrawala serta suara anak-anak kecil yang berlarian di pematang sawah? Masih ingatkah kapan Anda menghirup udara segar tanpa polusi, hembusan angin sepoi-sepoi yang menerpa pepohonan kelapa diiringi senyuman ramah warga desanya?

Mungkin bagi Anda yang selama ini terlalu sibuk dengan rutinitas sehari-hari di kota Anda, sepertinya butuh meluangkan waktu merasakan nuansa yang tergambarkan di atas. Penatnya kehidupan metropolitan yang statis akan segera hilang jika Anda mengunjungi Persawahan di Kelurahan Sayang Sayang.

Persawahan Kelurahan Sayang Sayang ini terletak di bagian utara Kota Mataram. Sekitar empat kilometer dari pusat pemerintahan kota. Persawahan Sayang Sayang memang memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan kelurahan lain.

Banyaknya aliran air sungai maupun saluran irigasi persawahan yang masih terjaga kebersihannya menjadikan tempat ini sebagai ladang persawahan oleh penduduk setempat. Bahkan, ladang dan persawahan yang ada telah menjadi daya tarik tersendiri bagi penduduk lokal dan para wisatawan yang berkunjung.

Para pengunjung yang datang ke persawahan Sayang Sayang ini akan dimanjakan dengan hijaunya hamparan persawahan, telinga mereka akan disuguhkan oleh suara dari gemericik air dari aliran yang tersebar merata di sekitar area persawahan. Sungguh nuansa yang sangat indah dan menyejukkan hati jika Anda mengunjungi persawahan ini.

Apalagi, bagi Anda yang sudah terlalu lama merasa bosan oleh kepenatan rutinitas kerja sehari-hari di kota selama ini, ada baiknya Anda putuskan untuk berlibur ke persawahan Sayang Sayang.

Tidak hanya itu, hijaunya persawahan Sayang Sayang juga telah membuat beberapa pengusaha rumah makan mendirikan lesehan maupun restoran di sepanjang jalur persawahan. Jika Anda pemburu kuliner bisa menikmati sajian istemewa makanan khas Pulau Lombok yang ditawarkan oleh seluruh rumah makan yang ada.

Kenyamanan Anda akan bertambah pula ketika memasuki rumah makan yang terdapat di sepanjang jalan kelurahan ini. Rumah makan dengan konsep alam rupanya telah menjadi pilihan yang tepat oleh pengelola rumah makan untuk menarik perhatian para pengunjung. Anda jarang menemui tembok, keramik atau genteng pada rumah makan ini, layaknya rumah makan yang pernah anda kunjungi di kota lain. Hampir seluruh bahan bangunan yang rumah makan di sini menggunakan bambu, kayu dan jerami sebagai atapnya.

Lidah Anda juga tentu saja akan dimanjakan dengan beragam hidangan masakan khas Suku Sasak yang disajikan oleh rumah makan. Mulai dari ikan bakar khas Sayang Sayang, sayur bening yang segar, plecing kangkung dan sambal beberuk, gurihnya Ayam Taliwang dan masih banyak lagi masakan khas yang lain.

Namun jika Anda ingin sensasi yang lain, juga bisa memancing ikan yang akan Anda makan nantinya. Karena, hampir semua rumah makan di sini memiliki kolam ikan yang banyak dengan bermacam-macam ukuran.

Bagi anda yang menginginkan souvenir atau kerajinan tangan khas Lombok, tidak perlu khawatir. Di sepanjang jalan lintas Sayang-Sayang terdapat banyak Art Shop yang menjual semua kebutuhan oleh-oleh Anda. Mulai patung pahat yang terbuat dari kayu, kaos-kaos bernuansa Lombok hingga kerajinan kain tenun berupa syal, selendang, songket dan sarung khas Lombok.

Nah, tunggu apalagi. Bagi Anda yang ingin melakukan kunjungan atau liburan yang bernuansakan alam, persawahan Sayang-Sayang adalah pilihan yang sangat tepat untuk didatangi. Bersihnya udara dan sejuknya pemandangan di wilayah ini akan menjadikan liburan Anda menjadi sehat, selain menyenangkan.

Untuk mencapai lokasi (wilayah) ini, Anda hanya tinggal naik angkutan dari terminal bus Bertais (Mandalika) yang berjarak kurang lebih empat kilometer dengan membayar ongkos sekitar Rp 3000 atau menggunakan taksi dengan biaya sekitar Rp 8000. Bagi yang kebetulan berada di pusat kota, taksi menjadi pilihan yang tepat untuk mencapai tempat ini dengan membayar ongkos sekitar Rp 15.000. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *