Ketik disini

Tanjung

Seribu Rumah Tak Layak Huni Dipugar

Bagikan

TANJUNG – Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS RTLH) yang dilakukan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lombok Utara akan segera dijalankan paling lambat Oktober 2015.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Disosnakertrans Lombok Utara, Husni Tamrin mengatakan, saat ini pihaknya masih menggelar verifikasi berkas rumah yang hendak direhabilitasi.

a�?Kita selesai verifikasi proposal akhir bulan ini dan langsung di SK-kan oleh bupati,a�? ujarnya kepada wartawan kemarin. Berbekal SK itu, pengerjaan rehabilitasi baru bisa berjalan.

Ditambahkannya, proposal perbaikan rumah tak layak huni yang sudah diterima pihaknya sudah lebih dari 300 kelompok. Dalam satu kelompok, terdiri dari 10 kepala keluarga.

Untuk kuota, tahun ini Lombok Utara akan memugar 1.000 rumah yang tersebar di empat kecamatan yakni Tanjung, Bayan, Kayangan dan Pemenang.

Di Tanjung akan dipugar 300 rumah, Kayangan 200 rumah, Gangga 350 rumah, dan Kecamatan Pemenang 150 rumah. Khusus bagi Kecamatan Bayan tidak mendapat jatah dikarenakan sebelumnya, Kecamatan Bayan telah dibangun RSRTLH yang diprogramkan oleh Kementrian Sosial.

a�?Nanti masyarakat yang sudah berkelompok akan gotong royong membangun. Posisi kami tinggal mengawasi saja,a�? katanya.

Terkait dana program tersebut, bersumber dari APBD perubahan. Dimana total anggaran RSRTLH mencapai Rp 10 miliar. Itu berarti satu rumah akan mendapar Rp 10 juta.

Untuk diketahui, sebagai persyaratan pembangunan fisik kelompok sebelumnya harus mempunyai lahan sendiri. Selain itu, tiap masyarakat harus menunjukan bukti SPPT dan juga SK kepemilkan tanah. a�?Nanti kita akan bangunkan tipe 3×5 dengan satu kamar mandi dan satu ruang tamu,a�? pungkasnya. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *