Ketik disini

Kriminal

Cek Sel, Lihat Tahanan Cacat, Kapolda Keluarkan Biaya Operasi

Bagikan

Sudah beberapa kali Brigjend Pol Umar Septono bergerak spontanitas dari sisi kemanusiaan. Kapolda NTB yang baru menjabat tiga bulan ini memang patut dicontoh. Terakhir, dia mengeluarkan biaya pengobatan bagi salah satu tahanan.

***

TANGANNYA Amaq Yeni masih terlihat diperban. Raut mukanya masih terlihat pucat. Cairan impus pun masih menempel melalui ujung jarum menuju bagian tubuhnya.

Namun begitu, raut wajah kebahagiaan tidak bisa ditutupi. Terpancar dari wajahnya. Entah bagaimana perasaan Amaq Yeni. Ia terlihat begitu bahagia ketika ditemui Lombok Post, di RS Bhayangkara, kemarin (30/7). Amaq Yeni, merupakan tersangka kasus penadahan.

Karena cacat yang dialaminya, ia kemarin dioperasi. Operasi itu sendiri sudah dua tahun ia impi-impikan. Tak disangka, sebagai seorang tahanan kepolisian, operasi itu malah dibiayai oleh Kapolda NTB, Brigadir Jenderal Polisi Umar Septono.

Ada cerita menarik dan sedikit mengharukan dibalik operasi tersebut. a�?Kapolda waktu itu mengecek dan meninjau sel di Polres Loteng,a�? ujar Kabidhumas Polda NTB, AKBP Dra Tribudi Pangastuti.

Tinjauan ke sel itu sendiri, spontanitas. Seperti biasa, yang sering dilakukan oleh Kapolda, non-protokoler. Dalam tinjauan yang dilakukan tiga hari lalu itu, Kapolda menemukan seorang tahanan cacat di salah satu tubuhnya.

a�?Kami temukan, seorang tahanan yang tangannya hampir lepas dari lengannya,a�? terang Tribudi.

Dimana tangan kanannya sendiri seperti hanya menggelantung dibalut kulit. Kemudian, tahanan tersebut dimintai keterangan oleh Kapolda. Diketahui cacatnya disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Kecelakaan yang membuat tangannya sudah dua tahun menjadi cacat parah. Selanjutnya, ditanyakan kenapa tidak dioperasi. Amaq Yeni mengatakan, semua karena biaya.

Tak perlu berpikir lama, Umar Septono mengatakan akan membiayai operasi dan perawatan. Kini, Amaq Yeni bersyukur atas kebaikan Kapolda. a�?Saya sangat berterima kasih kepada Kapolda. Saya tidak sangka,a�? ujarnya diamini istrinya.

Sementara itu, pihak rumah sakit tidak mengetahui kapan Amaq Yeni bisa keluar. a�?Kita tunggu sampai ia bisa pulih,a�? ujar Kepala Rumah Sakit RS Bhayangkara, Kompol M Zakir.(DEKI ZULKARNAEN/MATARAM/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *