Ketik disini

Metropolis

NTB Bakal Punya Bale Mediasi

Bagikan

MATARAM – Selangkah lagi, NTB akan segera memiliki Bale Mediasi, yang dihajatkan bisa menjadi tempat menyelesaikan persoalan konflik secara damai. Bale Mediasi ini akan merujuk pada kerama adat yang berlaku di NTB.

Kesiapan Bale Mediasi itu kemarin dilaporkan Kelompok Kerja penyusunan Lembaga Mediasi kepada Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, kemarin. Pertemuan dengan gubernur dihadiri pula oleh Executive Director Indonesian Institute for Conflit Tranformation (IICT) Sri Mamudji. IICT adalah lembaga yang mendapat akreditasi dari Mahkamah Agung untuk memberikan pelatihan tentang mediasi.

a�?Nantinya Mahkamah Agung akan memberikan pembekalan-pembekalan dalam mengaplikasikan mediasi, khusunya memberdayakan kerama adat yang ada,a�? kata Lalu Maryun, perwakilan Kelompok Kerja Mediasi NTB saat bertemu gubernur, kemarin (30/7).

Dalam aturan hukum, mediasi yang disebut diversi memang mendapat ruang. Antara lain diversi ini sudah diterpakan dalam hal Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Diversi mengedepankan faktor perdamaian antara korban tindak pidana dengan anak yang berhadapan dengan hukum.

Sementara itu, gubernur mengapresiasi rencana pembentukan Bale Mediasi ini. Apalagi, kemarin Kelompok Kerja telah menyerahkan pula rancangan Peraturan Gubernur yang akan menjadi landasan hukum pembentukan Bale Mediasi di NTB.

a�?Kita akan segera menindaklanjuti ke DPRD untuk disempurnakan menjadi Peraturan Daerah. Karena dalam hirarki peraturan, Perda yang paling baik,a�? ujarnya.

Diharapkan dengan Bale Mediasi, masalah yang ada di masyarakat bisa diselesaikan dengan lebih aman dan nyaman. Menghadirkan kepuasan bagi pihak-pihak yang berkonflik. Mediasi akan membuka banyak ruang bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperan serta dalam menyelesaikan konflik.

a�?Kami ingin menjadikan NTB sebagai contoh provinsi yang bisa melaksanakan mediasi melalui Bale Mediasi dalam menyelesaikan konflik di masyarakat,a�? terangnya.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas tentang Bale Mediasi, tetapi juga meminta izin kepada Gubernur untuk menjadikan NTB sebagai tuan rumah konferensi Lembaga Mediasi se-Asia Pasifik pada Februari tahun 2016.

Dalam pertemuan, ketua panitia konferensi Fatahillah mengatakan kegiatan ini sudah mendapat restu dari Kelompok Kerja Mediasi Mahkamah Agung. a�?Nantinya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Ketua Mahkamah Agung dan dihadiri oleh 13 negara dari Asia Pasifik,a�? katanya.

Ada tiga Ketua Mahkamah Agung negara sahabat yang akan hadir, yaitu Mahkamah Agung Australia, Papua Nugini, dan Kepulauan Fiji.

Menanggapi rencana tersebut, gubernur merasa terhormat konferensi Lembaga Medisi se-Asia Pasifik bisa diselenggarakan di Indonesia pada bulan Februari nanti. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *